kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Saham COCO dan BUVA Disuspensi, Pengamat Pasar Modal Ungkap Pemicu Lonjakan Harganya


Jumat, 01 Agustus 2025 / 19:28 WIB
Saham COCO dan BUVA Disuspensi, Pengamat Pasar Modal Ungkap Pemicu Lonjakan Harganya
ILUSTRASI. BEI melakukan suspensi perdagangan saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/16/06/2025


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau menghentikan sementara perdagangan saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) di pasar reguler dan pasar tunai, mulai sesi pertama perdagangan Jumat (1/8/2025).

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto mencermati, kenaikan harga kedua saham secara signifikan memiliki unsur spekulasi.

Tepatnya, ia menilai saham COCO mendapat respons positif karena rencana penambahan kegiatan bisnis oleh emiten tersebut.

Sementara itu, penguatan saham BUVA dipicu oleh aksi pembelian yang dilakukan oleh Happy Hapsoro.

Baca Juga: Saham BUVA Kena Suspensi Kedua dalam Sepekan, Harga Naik Lebih dari 200%

“Apalagi saham-saham lain milik Hapsoro juga tengah menguat,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (1/8/2025).

Dengan begitu, pergerakan harga BUVA dinilai seperti tengah mengejar ketertinggalan kenaikan, dengan memanfaatkan sentimen dari aksi beli Hapsoro.

Sebagai informasi, dalam pengumumannya, BEI bilang suspensi diperlukan lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham COCO dan BUVA. Lebih lanjut, BEI menyebut suspensi bertujuan melindungi investor.

Baca Juga: Saham CDIA Masih Melambung Usai Kena Suspensi, Analis Beberkan Penyebabnya

Adapun pada perdagangan Kamis (31/7/2025), saham COCO ditutup saham COCO naik 24,56% ke Rp 426 per saham. Sepanjang tahun berjalan, saham COCO sudah naik 425,93%.

Sedangkan saham BUVA ditutup naik 34,02% ke Rp 260 per saham. Sejak awal tahun, BUVA sudah naik 356,14%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×