kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Saham big cap: Saham ASII naik 4 hari berturut, UNVR turun 3 hari beruntun


Selasa, 26 Mei 2020 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,06% ke 4.545,95 pada Rabu (20/5). Harga saham sejumlah emiten big cap yang melemah menekan pergerakan IHSG.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,06% ke 4.545,95 pada Rabu (20/5). Harga saham sejumlah emiten big cap yang melemah menekan pergerakan IHSG.

Rabu (20/5), dari 10 emiten big cap dengan kapitalisasi pasar lebih dari Rp 100 triliun, 4 saham diantaranya melemah dan 6 saham menguat.

Saham big cap yang turun selama 3 hari berturut yakni UNVR

Sebaliknya, saham big cap yang mendaki selama 4 hari beruntun: ASII

Baca Juga: IHSG berpotensi menguat, simak rekomendasi WIKA, BBRI, dan TLKM

Saham big cap dengan kenaikan market cap tertinggi harian, Rabu (20/5):

1. TPIA (5,73% | Rp 123,49 triliun)

2. BMRI (5,44% | Rp 188,03 triliun)

3. BRPT (4,70% | Rp 109,04 triliun)

Saham big cap dengan penurunan market cap harian terdalam, Rabu (20/5):

1. HMSP (-3,54% | Rp 205,88 triliun)

2. ICBP (-3,03% | Rp 111,95 triliun)

3. TLKM (-2,75% | Rp 315,01 triliun)

Saham big cap dengan kenaikan market cap mingguan tertinggi (Rabu, 20 Mei 2020 vs Rabu, 13 Mei 2020):

1. ASII (6,43% | Rp 160,71 triliun)

2. BRPT (4,26% | Rp 109,04 triliun)

3. HMSP (3,21% | Rp 205,88 triliun)

Saham big cap dengan presentase penurunan market cap mingguan terdalam (Rabu, 20 Mei 2020 vs Rabu, 13 Mei 2020):

1. BBCA (-6,75% | Rp 581,53 triliun)

2. UNVR (-2,42% | Rp 307,10 triliun)

3. TPIA (-1,07% | Rp 123,49 triliun)

Baca Juga: Racikan investasi pilihan saat masuk era new normal




TERBARU

[X]
×