kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Saham BBRI dan TLKM Masih Banyak Dilepas Asing pada Perdagangan Selasa (5/11)


Selasa, 05 November 2024 / 22:27 WIB
Saham BBRI dan TLKM Masih Banyak Dilepas Asing pada Perdagangan Selasa (5/11)
ILUSTRASI. Pengguna ponsel mengamati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada layar ponselnya di Jakarta, Senin (30/9/2024). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound setelah bergerak di zona merah di hampir sepanjang perdagangan.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound setelah bergerak di zona merah di hampir sepanjang perdagangan. 

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG naik tipis 12,42 poin atau 0,17% ke level 7.491,93 pada penutupan perdagangan Selasa (5/11/2024).

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 20,35 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,48 triliun. '

Baca Juga: Asing Kembali Net Buy, Cermati Saham yang Banyak Diborong, Selasa (5/11)

Kenaikan IHSG ditopang kenaikan 252 saham, sementara 327 saham lainnya turun dan 211 saham stagnan.

Investor asing melanjutkan net buy atau beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp 222,99 miliar. 

Sebelumnya pada Senin asing juga mencatatkan net buy sebesar Rp 261,07 miliar. 

Namun laju IHSG masih berat lantaran asing masih banyak melepas saham-saham big cap ini.

Baca Juga: Dipimpin BBCA dan TLKM, Cermati Saham yang Banyak Dilepas Asing, Senin (4/11)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 193,37 miliar
2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 55,11 miliar
3. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) Rp 51,55 miliar
4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 40,99 miliar
5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 28,3 miliar
6. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 22,44 miliar
7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 15,58 miliar
8. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Rp 13,05 miliar
9. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 12,77 miliar
10. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 12,14 miliar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×