kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

RWA Bisa Jadi Alternatif Bitcoin, Bidik Institusi Global yang Cari Aset Konservatif


Kamis, 13 Agustus 2026 / 20:07 WIB
RWA Bisa Jadi Alternatif Bitcoin, Bidik Institusi Global yang Cari Aset Konservatif
ILUSTRASI. CRYPTOCURRENCY (Romain Costaseca/Hans Lucas via Reuters)


Reporter: Vivit Dewi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Aset real-world asset (RWA) dinilai berpotensi menjadi alternatif diversifikasi bagi institusi keuangan global yang selama ini mulai menempatkan Bitcoin sebagai pilihan investasi. RWA dinilai dapat memberikan eksposur terhadap aset keuangan dengan karakter yang lebih konservatif.

Berdasarkan data Trading Economics, Bitcoin berada di level US$ 63.566 pada Kamis (13/8) pukul 17.28 WIB.

Chief Executive Officer (CEO) PT IDRX Indo Inovasi, Nathanael Christian mengatakan, Bitcoin terbukti menjadi salah satu pilihan investasi bagi institusi keuangan global.

Baca Juga: Tokenisasi RWA Buka Akses Modal Global, Tapi Likuiditas Jadi Tantangan

“Bitcoin sudah terbukti menjadi pilihan investasi institusi-institusi di global, seperti BlackRock dan Franklin Templeton, mereka sudah berinvestasi Bitcoin,” ujar Nathanael kepada Kontan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Nathanael, keberadaan RWA dapat memberikan pilihan lain bagi institusi keuangan global yang ingin melakukan diversifikasi ke aset dengan karakter lebih konservatif. Aset seperti obligasi dan money-market fund dapat menjadi instrumen yang ditawarkan melalui ekosistem RWA.

“Aset Tokenisasi RWA bisa menjadi pilihan alternatif bagi financial institution di global yang mau diversifikasi terhadap aset keuangan yang mungkin lebih konservatif dengan imbal hasil 7-8% per tahun misalnya,” katanya.

Nathanael menilai perbedaan karakter antara Bitcoin dan aset keuangan tersebut membuat RWA memiliki ruang tersendiri dalam strategi diversifikasi institusi. Bitcoin dapat menjadi pilihan investasi dengan karakter aset kripto, sementara aset keuangan seperti obligasi dan money-market fund menawarkan karakter yang lebih konservatif.

Menurutnya, perkembangan RWA pada akhirnya dapat memperluas pilihan bagi institusi global dalam menyusun portofolio investasi. Kehadiran RWA tidak harus dilihat sebagai pengganti Bitcoin, melainkan sebagai alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap jenis aset yang berbeda.

Baca Juga: Tren RWA Kripto Melesat, Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Investor

Dengan demikian, meningkatnya minat institusi terhadap Bitcoin juga dapat membuka ruang bagi instrumen RWA sebagai pilihan diversifikasi. Bagi institusi yang mencari aset dengan karakter lebih konservatif, RWA berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam memperluas komposisi portofolio investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×