kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

RUPS Restui Perubahan Penggunaan Dana Rights Issue WIFI Untuk Proyek Internet Rakyat


Jumat, 10 April 2026 / 13:51 WIB
RUPS Restui Perubahan Penggunaan Dana Rights Issue WIFI Untuk Proyek Internet Rakyat
ILUSTRASI. Solusi Sinergi Digital (WIFI) atau Surge (Dok/WIFI)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) alias Surge mengantongi restu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mengubah penggunaan dana hasil dari rights issue.

Dengan  demikian, dana hasil rights issue sebesar Rp 5,9 triliun akan sepenuhnya dialokasikan untuk proyek IRA – Internet Rakyat yang akan mempercepat layanan internet terjangkau. 

Sebagai bagian dari rencana implementasi, WIFI menargetkan pembangunan 5.500 titik atau sites IRA – Internet Rakyat pada 2026, dengan potensi menjangkau hingga 5 juta pelanggan sampai akhir 2026. 

Baca Juga: Harga Bitcoin Ada di Level US$ 72.000, Menguat 8% Dalam Sepekan

Dengan menggunakan smartphone yang terhubung ke perangkat 5G Customer Premises Equipment (CPE), peserta mencatat kecepatan unduh berkisar antara 200 hingga di atas 300 Mbps.

Sebagai bagian dari RUPSLB, para pemegang saham juga diberikan kesempatan untuk merasakan langsung pengalaman pengguna IRA – Internet Rakyat melalui uji coba jaringan secara real-time. 

Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong mengatakan, dengan dukungan penuh dari pemegang saham, WIFI berada pada posisi yang kuat untuk mempercepat penetrasi pasar dan memperluas jangkauan layanan. 

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok, Begini Strategi Investasi Komoditas dan Saham Energi

“Kami akan mempercepat implementasi infrastruktur IRA – Internet Rakyat di Region-1, yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua, dengan fokus pada wilayah berdampak tinggi,” tulisnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026). 

Melalui inisiatif ini, kata Shandey,  WFI memperkuat posisinya sebagai salah satu pelopor dalam penyediaan solusi konektivitas terjangkau berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dan percepatan inklusi digital di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×