kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.705   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Harga Minyak Anjlok Senin (25/5) Pagi, Dipicu Kabar Kesepakatan AS-Iran Makin Dekat


Senin, 25 Mei 2026 / 07:55 WIB
Harga Minyak Anjlok Senin (25/5) Pagi, Dipicu Kabar Kesepakatan AS-Iran Makin Dekat
ILUSTRASI. Harga minyak anjlok dipicu kabar kesepakatan antara AS-Iran semakin dekat, meski Presiden Donald Trump bilang blokade Selat Hormuz tetap berjalan (REUTERS/Pavel Mikheyev)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dibuka anjlok pada perdagangan Senin (25/5/2026) pagi. Pukul 07.45 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 91,97 per barel, turun 4,79% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 986,60 per barel.

Harga minyak anjlok dipicu kabar kesepakatan antara AS dan Iran yang semakin dekat, meski Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa blokade Washington terhadap Selat Hormuz akan tetap berlaku hingga kesepakatan tercapai.

Mengutip Bloomberg, Trump dalam unggahan media sosialnya mengatakan bahwa kesepakatan AS dan Iran tak perlu dilakukan dengan segera, dan bahkan  belum sepenuhnya dinegosiasikan.

Baca Juga: IHSG Anjlok 8,35% Dalam Sepekan, Simak Rekomendasi Saham dari Analis Berikut

Menurut para pejabat senior AS, persetujuan akhir kemungkinan masih butuh waktu dalam beberapa hari, namun masih belum jelas bagaimana caranya.

Perbedaan utama termasuk nasib program nuklir Iran juga akan dibahas.

Sementara itu, Kantor Berita Iran Tasnim mengatakan, draf perjanjian tersebut masih bisa gagal karena AS menghalangi beberapa klausul penting.

Pasar energi global terguncang oleh krisis yang diakibatkan oleh perang Iran. Konflik tersebuit menyebar dengan cepat di Teluk persia dan memaksa para produsen untuk menghentikan pasokan minyak mentah.

"Harga minyak diperdagangkan berdasarkan asumsi terburuk selama berminggu-minggu," kata Haris Khurshid, kepala bagian investasi Karobaar Capital LP seperti dikutip Bloomberg.

Baca Juga: Awas! Deretan Saham Ini Bakal Tertekan Kebijakan Ekspor Satu Pintu Danantara

"Tetapi begitu menjadi jelas bahwa pembicaraan masih berlangsung dan eskalasi tidak meningkat, sebagian besar premi ketakutan itu hilang dengan cukup cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×