Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga Bitcoin (BTC) menguat setelah Amerika Serikat (AS) – Iran sepakat gencatan senjata dalam dua pekan. Mengutip Coin Market Cap Jumat (10/4/2026) pukul 13.05 WIB, harga Bitcoin menguat 8,39% dalam sepekan ke level US$ 72.158.
Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur mengatakan, kenaikan Bitcoin kali ini tidak terlepas dari pengumuman gencatan senjata sementara antara AS dan Iran yang berlangsung selama dua minggu pada awal April 2026. Kabar ini langsung menurunkan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik dan mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko.
Efeknya terlihat jelas di berbagai pasar. Indeks S&P 500 naik 1,9%, sementara Bitcoin menunjukkan korelasi tinggi sebesar 0,88 terhadap indeks tersebut, menegaskan bahwa pergerakan kripto saat ini sangat dipengaruhi kondisi makro global.
Baca Juga: Harga Minyak Anjlok, Begini Strategi Investasi Komoditas dan Saham Energi
Fyqieh bilang bahwa kondisi ini menunjukkan peran Bitcoin sebagai aset berisiko dalam ekosistem keuangan global.
“Reli Bitcoin saat ini lebih mencerminkan perubahan sentimen makro global, terutama meredanya risiko geopolitik. Dalam situasi seperti ini, Bitcoin bergerak sejalan dengan aset berisiko lainnya, bukan didorong oleh faktor fundamental internal semata,” ujar Fyqieh kepada Kontan, Jumat (10/4/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













