kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Rupiah terkena efek surplus dagang


Kamis, 16 April 2015 / 05:53 WIB
ILUSTRASI. Manfaat jus mentimun jarang diketahui banyak orang. Padahal, mentimun adalah salah satu buah yang mudah ditemui.


Reporter: Dina Farisah, Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah pada hari ini masih berpeluang menguat. Data produksi industri AS bulan Maret diperkirakan turun 0,3%, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya di angka 0,1%.

Sementara Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury Bank BNI berpendapat, rupiah tidak akan mampu melanjutkan penguatannya pada Kamis (16/4). Apalagi jika pengumuman data Empire State Manufacturing Index AS pada bulan April 2015 naik sesuai prediksi pelaku pasar menjadi 7,2%, dibandingkan sebelumnya 6,9%. Sementara kemarin rupiah menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Di pasar spot, rupiah turun 0,61% dari hari sebelumnya menjadi Rp 12.905. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia (BI) juga melemah 3 poin ke 12.976.

Albertus Christian, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan, penguatan rupiah merupakan berkah surplus neraca perdagangan Indonesia bulan Maret sebesar US$ 1,3 miliar yang lebih tinggi dari prediksi, yakni US$ 620 juta.

Dari AS, penjualan ritel AS bulan Maret hanya tumbuh 0,9% dan indeks harga produsen (PPI) tumbuh 0,2%. Kedua data tersebut lebih rendah dari ekspektasi. Hari ini, Trian menduga rupiah bergulir di 12.890–12.950. Christian memprediksi, rupiah menguat di 12.860-12.970.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×