kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 15.566 Per Dolar AS pada Senin 14 Oktober 2024


Senin, 14 Oktober 2024 / 15:08 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 15.566 Per Dolar AS pada Senin 14 Oktober 2024
ILUSTRASI. Senin (14/10), rupiah spot ditutup menguat 0,08% ke Rp 15.566 per dolar AS dan jadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot berbalik menguat hingga akhir perdagangan hari ini. Senin (14/10), rupiah spot ditutup di level Rp 15.566 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,08% dibandingkan dengan penutupan Jumat (11/10) di level Rp 15.578 per dolar AS. Alhasil rupiah pun menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, mayoritas mata uang di kawasan melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,50%.

Selanjutnya, peso Filipina yang juga sudah ditutup turun 0,43% dan yuan China yang koreksi 0,19%. Disusul, ringgit Malaysia yang tertekan 0,15%.

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,05% ke Rp 15.585 Per Dolar AS Pada Senin (14/10) Siang

Berikutnya, yen Jepang terlihat terdepresiasi 0,15% dan dolar Singapura tergelincir 0,12%. Lalu ada baht Thailand yang turun 0,04%.

Kemudian, dolar Taiwan terlihat ditutup melemah tipis 0,009% terhadap the greenback.

Sementara itu, dolar Hongkong berada satu level di bawah rupiah setelah naik 0,03%. Diikuti, rupee India yang menguat tipis 0,006% di sore ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×