kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Cenderung Melemah Dalam Sepekan, Begini Proyeksinya Pekan Depan


Sabtu, 01 November 2025 / 07:00 WIB
Rupiah Cenderung Melemah Dalam Sepekan, Begini Proyeksinya Pekan Depan
ILUSTRASI. Pada Jumat (31/10), rupiah menguat tipis 0,03% ke Rp 16.631 per dolar AS dari perdagangan sehari sebelumnya. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,17%. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/09/2025


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah cenderung melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam sepekan.

Mengacu data Bloomberg, pada Jumat (31/10), rupiah ditutup menguat tipis 0,03% ke Rp 16.631 per dolar AS dari perdagangan kemarin. Namun, dalam sepekan, rupiah melemah 0,17% dari posisi pekan lalu di Rp 16.602 per dolar AS.

Adapun berdasarkan kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup menguat 0,09% ke Rp 16.625 per dolar AS dari perdagangan sebelumnya. Dalam sepekan, rupiah Jisdor menguat tipis 0,03% dari Rp 16.630 per dolar AS.

Research & Development Trijaya Pratama Futures, Alwy Assegaf mencermati, pergerakan rupiah terhadap dolar AS sepekan ini cenderung flat. 

Baca Juga: Rupiah Melemah Pekan Ini, Cermati Sentimennya Sepekan Depan

"Pekan ini, pasar lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal terutama dari The Fed," ujarnya saat dihubungi Kontan, Jumat (31/10/2025).

Sebab, lanjut Alwy, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa peluang penurunan suku bunga lanjutan pada Desember belum dapat dipastikan. Salah satu alasannya, tak lain karena penutupan pemerintahan AS yang masih berlangsung.

Untuk sepekan depan, dari domestik, pergerakan rupiah dapat dipengaruhi oleh data neraca perdagangan September. Alwy memperkirakan data ini masih akan menunjukkan surplus dengan nilai perdagangan mencapai US$ 5,2 miliar. "Meskipun, masih lebih rendah dibanding surplus sebelumnya sebesar US$ 5,49 miliar," terangnya.

Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Menguat 0,03% ke Rp 16.631 per Dolar AS pada Jumat (31/10/2025)

Tak kalah penting, kata Alwy, akan dirilis pula data inflasi domestik yang diproyeksi mengalami kenaikan.

Dus, Alwy menaksir, sepekan ke depan rupiah dapat bergerak di kisaran Rp 16.580-Rp 16.660 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×