kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.847   -43,00   -0,24%
  • IDX 6.337   35,43   0,56%
  • KOMPAS100 829   6,30   0,77%
  • LQ45 632   4,70   0,75%
  • ISSI 219   2,04   0,94%
  • IDX30 353   2,32   0,66%
  • IDXHIDIV20 429   1,61   0,38%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 118   0,79   0,67%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Rupiah berpotensi menguat berkat hasil pertemuan Trump dan Xi Jinping


Senin, 03 Desember 2018 / 09:26 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Dimas Andi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat diperkirakan akan mengalami penguatan pada perdagangan Senin (3/12). Pendorongnya adalah gencatan senjata perang dagang antara AS dan China.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menyampaikan, indeks dollar AS berpotensi melemah ke level 96,8—97,0. Kurs dollar AS pun berpeluang melemah terhadap mata uang utama dunia lainnya. Pelemahan tersebut didorong oleh hasil pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping di KTT G20 kemarin.

Trump setuju untuk melakukan penundaan pengenaan tarif baru terhadap barang impor dari China paling tidak hingga kuartal pertama 2019. “AS akan kembali melihat progress yang dibuat China terkait pemenuhan persayaratan yang diminta negara adidaya tersebut,” imbuh Mikail dalam riset, hari ini.

Kesepakatan sementara tersebut berhasil memperkuat mata uang yuan ke level 9,17 per dollar AS atau naik 0,13%.

Rupiah juga akan diuntungkan oleh dampak pertemuan tersebut. Prediksi Mikail, rupiah akan menguat ke level Rp 14.200—Rp 14.300 per dollar AS pada hari ini.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×