kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas pada Senin (26/5), Cermati Sentimennya


Senin, 26 Mei 2025 / 07:00 WIB
Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas pada Senin (26/5), Cermati Sentimennya
ILUSTRASI. Penguatan rupiah sebagai imbas pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) bisa saja berlanjut pada perdagangan Senin (26/5), meski terbatas. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/bar


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan rupiah sebagai imbas pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) bisa saja berlanjut pada perdagangan Senin (26/5), meski dibatasi penurunan volume perdagangan pada momentum libur nasional AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, rupiah berpotensi bergerak sideways pada awal pekan ini imbas libur Hari Pahlawan AS. 

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menambahkan, libur Hari Pahlawan di AS mungkin membatasi volume perdagangan. 

"Sentimen wait and see hingga pasar AS kembali normal juga dapat menyebabkan rupiah bergerak dalam rentang sempit atau mengalami koreksi teknikal setelah penguatan sebelumnya,” papar Sutopo kepada Kontan, Jumat (23/5). 

Baca Juga: Pergerakan Rupiah Masih Bergantung Global, Begini Proyeksi Perdagangan Senin (26/5)

Memang, Sutopo menilai sentimen global masih bakal menjadi kuncian arah pergerakan rupiah pekan ini. Fokus utamanya pada kebijakan moneter The Fed, termasuk sinyal suku bunga dan rilis data ekonomi penting seperti inflasi dan tenaga kerja. 

Selain itu, geopolitik global, kondisi ekonomi negara-negara besar seperti China dan Eropa, serta harga komoditas utama, yakni minyak, batu bara, CPO, juga akan menjadi penentu. Fluktuasi mata uang Asia lainnya juga dapat memberikan gambaran sentimen pasar terhadap aset berisiko.

Sutopo memproyeksi rupiah bakal bergerak di rentang Rp 16.250 – Rp 16.350 per dolar AS pada perdagangan Senin (26/5).

Baca Juga: Sekali Lagi, Bukan Rupiah yang Menguat, Tapi Dolar Amerika yang Melemah

Sedangkan Josua memperkirakan rupiah bisa berada di antara Rp 16.175 – Rp 16.275 per dolar AS.

Asal tahu saja, Bloomberg mencatat rupiah menguat 0,68% dari perdagangan sebelumnya ke level Rp 16.218 pada akhir perdagangan pekan lalu, Jumat (23/5). 

Sedangkan rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menguat 0,15% secara harian ke level Rp 16.289, melanjutkan penguatannya sejak awal perdagangan pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×