kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Rawan profit taking, tekanan di bursa belum reda


Selasa, 28 April 2015 / 06:17 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka menguat ke level 6.961 pada Kamis (16/11)


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bursa saham domestik masih berpotensi jatuh pada hari ini. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 3,49% ke level 5.245,4. Padahal, bursa Asia melaju 0,2% ke level 156,37.

Analis Lautandhana Securindo Krishna D Setiawan menilai, pasar domestik cenderung kecewa terhadap laporan keuangan emiten kuartal I-2015 yang di bawah harapan. "Terutama emiten perkebunan," ujarnya, kemarin.

Alwy Assegaf, Analis Universal Broker Indonesia, bilang, sentimen itu memicu investor asing melakukan aksi jual. Tercatat aksi jual asing mencapai Rp 2,24 triliun. Investor juga mencemaskan laju ekonomi Indonesia di kuartal I-2015 yang diduga melambat.

Prediksi Alwy, koreksi IHSG berlanjut pada hari ini. "Investor juga akan profit taking mengantisipasi hasil pertemuan bank sentral AS (FOMC meeting) dan data PDB Indonesia yang diprediksi melambat," ujarnya.

Prediksi Alwy, hari ini, IHSG bisa terkoreksi ke kisaran 5.200-5.290. Sementara, prediksi Krishna, IHSG bergerak antara 5.220-5.277. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×