kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Prospek Harga Minyak Dunia Setelah Kebangkrutan Silicon Valley Bank (SVB)


Kamis, 16 Maret 2023 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. An oil pump of IPC Petroleum France is seen at sunset outside Soudron, near Reims, France, August 24, 2022. REUTERS/Pascal Rossignol


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

Wahyu menuturkan, apabila OPEC melakukan intervensi dengan memangkas produksi maka bisa memicu harga minyak naik. Di sisi permintaan, harga minyak dunia masih ditopang oleh sentimen pembukaan kembali ekonomi China yang akan mendukung kenaikan harga.

"Dengan catatan, krisis ekonomi global tidak akan terjadi, maka permintaan masih akan melampaui suplai," imbuh Wahyu.

Dengan demikian, Wahyu memproyeksikan harga minyak mentah dunia masih bisa di atas level US$ 80 per barel di akhir tahun nanti. Sebaliknya, jika krisis ekonomi global terjadi maka minyak dunia bisa di level US$ 40 per barel – US$ 50 per barel di akhir tahun 2023.

Baca Juga: Terdorong Kondisi Ekonomi Global, ICP Februari 2023 Naik ke Level US$ 79,48 Per Barel

Sedangkan, Lukman memperkirakan harga minyak di semester I-2023 akan berada di kisaran US$60 per barel - US$75 per barel. Sementara di akhir tahun ini akan berada di rentang US$ 70 per barel - US$ 90 per barel.

Mengutip Barchart, Kamis (16/3) pukul 17.30 WIB, harga minyak mentah Brent kontrak May 2023 berada di level US$ 74,32 per barel, atau turun sekitar 10,21% dari posisi harga di awal pekan pada Senin (13/10) yang berada di area US$ 82,78 per barel.

Sejalan, harga minyak mentah Intermediate West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) untuk kontrak pengiriman April 2023 berada di level US$ 68,13 per barel. Harga ini telah turun sekitar 11% dari awal pekan yang berada di level US$ 76.68 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×