kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Petrosea (PTRO) Digadang Masuk MSCI, Analis Pasang Target Harga Segini


Senin, 12 Januari 2026 / 19:25 WIB
Petrosea (PTRO) Digadang Masuk MSCI, Analis Pasang Target Harga Segini
ILUSTRASI. PT Petrosea Tbk (PTRO) digadang memiliki prospek menjanjikan, baik dari sisi kinerja harga saham maupun fundamental, pada 2025. (Dok/PTRO)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Petrosea Tbk (PTRO) digadang memiliki prospek menjanjikan, baik dari sisi kinerja harga saham maupun fundamental, pada 2025.

Sebagai informasi, harga saham PTRO anjlok 6,43% ke level Rp 11.275 per saham pada penutupan perdagangan Senin (12/1/2026). Namun, harga saham PTRO sempat reli kencang sepanjang pekan lalu. Bahkan, saham PTRO pernah menyentuh level tertingginya pada perdagangan intraday Kamis (8/1/2026) silam, yakni Rp 12.525 per saham.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan bahwa kenaikan harga saham PTRO yang terjadi pada pekan lalu dipicu oleh peluang emiten tersebut untuk masuk ke indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) ketika rebalancing dilakukan pada Februari 2026. Terlebih lagi, PTRO punya daya tarik berupa porsi free float sebesar 30%.

Baca Juga: Prospek Petrosea (PTRO) Makin Solid Usai Akuisisi SBPL, Simak Rekomendasinya

"Potensi masuk MSCI menjadi sentimen positif bagi PTRO karena dapat meningkatkan minat investor institusi dan likuiditas saham," ujar dia, Senin (9/1).

Selain itu, pasar tampaknya juga mengapresiasi capaian kinerja fundamental PTRO di tengah transformasi bisnis yang gencar dilakukan emiten afiliasi Prajogo Pangestu tersebut.

Menurut Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, tahun 2026 dapat menjadi fase panen bagi PTRO lantaran pendapatan dari hasil akuisisi akan terkonsolidasi penuh di laporan keuangannya.

Dalam berita sebelumnya, pada pertengahan Agustus 2025 lalu, PTRO melalui anak usahanya PT Petrosea Engineering Procurement Construction (Petrosea EPC) menggelontorkan Rp 399,90 miliar untuk mengakuisisi dua perusahaan dari Grup Hafar, yakni PT Hafar Daya Konstruksi dan PT Hafar Daya Samudera.

Sedangkan pada November 2025, PTRO melalui anak usahanya Petrosea Services Solutions Ltd., menyelesaikan pengambilalihan 60% saham Scan-Bilt Pte. Ltd. (SBPL) lewat penandatanganan perjanjian jual beli saham dengan pemegang saham SBPL, TCAL Engineering Pte. Ltd., senilai SGD 10,3 juta atau setara US$ 8,03 juta.

 

"Selain itu, sinergi sebagai kontraktor utama aset tambang induk usahanya, yaitu CUAN (PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk), akan menjamin pertumbuhan order book," kata dia, Senin (12/1/2026).

Tentu saja, PTRO masih menghadapi risiko atas akuisisi yang gencar dilakukannya pada 2025 lalu. Tantangan utama bagi PTRO adalah eksekusi integrasi aset pasca-akuisisi dan pengelolaan rasio utang supaya kondisi keuangan perusahaan tetap sehat.

Di samping itu, fluktuasi harga energi global juga perlu dicermati oleh PTRO karena akan berdampak langsung terhadap perolehan margin kontrak baru.

Lantas, Wafi merekomendasikan beli saham PTRO dengan target harga di level Rp 14.000 per saham.

Selanjutnya: Aturan Pajak Baru Berlaku, Agen Asuransi Kirimkan Surat ke Purbaya

Menarik Dibaca: 5 Ciri-Ciri Akun Instagram Diblokir Seseorang, Ini Cara Mudah Mengetahuinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×