kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pertahankan margin, SRIL naikkan harga jual produk


Senin, 23 Maret 2015 / 18:06 WIB
ILUSTRASI. Program Penyediaan AML sebanyak 500.000 unit pada tahun 2023 di seluruh Indonesia berpotensi meningkatkan konsumsi listrik sekitar 140 GWh


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) berusaha mempertahankan marginnya pada tahun ini. Pada tahun lalu, emiten yang dikenal dengan nama Sritex ini menaikkan harga jual dalam rupiah sekitar 8% sampai 10%.

Sekretaris Perusahaan SRIL Welly Salam mengaku, perubahan pembukuan laporan keuangan dari denominasi rupiah menjadi dollar mengubah perhitungan kenaikan harga jual. Apabila dihitung dalam dollar, menurut dia, rata-rata kenaikan harga jual SRIL hanya sekitar 3%. SRIL mengubah pembukuan dengan menggunakan demoninasi dollar AS karena sebagian besar penjualan SRIL adalah ekspor.

Ia menyadari pihaknya menghadapi beberapa tantangan di tahun ini, seperti stabilitas politik dan kenaikan Upah Minimum Regional (UMR). Namun ia yakin SRIL akan mampu menghadapinya. "Kenaikan dari komponen biaya masih bisa kita bebankan ke konsumen," katanya kepada KONTAN, Senin, (23/3).

Welly memperkirakan, tahun ini SRIL akan kembali mengerek harga jual sekitar 3%. Tujuannya yakni supaya margin SRIL dapat terjaga di kisaran 21%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×