kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pertahankan margin, SRIL naikkan harga jual produk


Senin, 23 Maret 2015 / 18:06 WIB
ILUSTRASI. Program Penyediaan AML sebanyak 500.000 unit pada tahun 2023 di seluruh Indonesia berpotensi meningkatkan konsumsi listrik sekitar 140 GWh


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) berusaha mempertahankan marginnya pada tahun ini. Pada tahun lalu, emiten yang dikenal dengan nama Sritex ini menaikkan harga jual dalam rupiah sekitar 8% sampai 10%.

Sekretaris Perusahaan SRIL Welly Salam mengaku, perubahan pembukuan laporan keuangan dari denominasi rupiah menjadi dollar mengubah perhitungan kenaikan harga jual. Apabila dihitung dalam dollar, menurut dia, rata-rata kenaikan harga jual SRIL hanya sekitar 3%. SRIL mengubah pembukuan dengan menggunakan demoninasi dollar AS karena sebagian besar penjualan SRIL adalah ekspor.

Ia menyadari pihaknya menghadapi beberapa tantangan di tahun ini, seperti stabilitas politik dan kenaikan Upah Minimum Regional (UMR). Namun ia yakin SRIL akan mampu menghadapinya. "Kenaikan dari komponen biaya masih bisa kita bebankan ke konsumen," katanya kepada KONTAN, Senin, (23/3).

Welly memperkirakan, tahun ini SRIL akan kembali mengerek harga jual sekitar 3%. Tujuannya yakni supaya margin SRIL dapat terjaga di kisaran 21%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×