kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Strategi SRIL hilangkan dampak rugi kurs


Selasa, 06 Januari 2015 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Sejarah tahun baru Islam menandai peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi.


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) sudah mulai mengantisipasi dampak rugi kurs akibat pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). SRIL menghilangkan rugi kurs dengan mengubah pembukuan laporan keuangannya ke satuan dollar AS.

Welly Salam, Sekretaris Perusahaan SRIL mengatakan, laporan keuangan Kuartal IV 2014 dan laporan tahunan SRIL sudah akan tersaji dalam format baru tersebut.

Dengan begitu, produsen tekstil yang biasa disebut Sritex ini yakin, rugi kurs tidak menghambat pertumbuhan laba bersih perseroan lagi. "Dengan begitu akan terlihat jelas bagaimana performa laba bersih perseroan," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (6/1).

Maklum, SRIL tergolong emiten yang sangat rentan dengan pelemahan nilai tukar. Soalnya, sebagian besar aset, liabilitas, dan penjualan perusahaan diperoleh dalam mata uang dollar AS. Sebagian besar produk SRIL juga diekspor ke luar negeri. "Dengan begitu volatilitas nilai tukar tidak akan menjadi kecemasan lagi," kata dia.

Pada kuartal III-2014, rugi kurs SRIL yang belum terealisasi melonjak 372,5% dari Rp 21,42 miliar ke posisi Rp 101,21 miliar. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 8 triliun, naik dari target tahun 2014 yang sebesar Rp 7,1 triliun.

Sampai September 2014, SRIL membukukan penjualan Rp 5,13 triliun. Di situ, porsi ekspornya mencapai 53% atau Rp 2,72 triliun. Penjualan benang Rp 1,45 triliun, kain jadi Rp 856,53 miliar, pakaian jadi Rp 342,75 miliar, dan kain mentah Rp 76,19 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×