kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.887   32,00   0,18%
  • IDX 6.314   -71,16   -1,11%
  • KOMPAS100 826   -8,54   -1,02%
  • LQ45 630   -4,60   -0,73%
  • ISSI 218   -3,94   -1,77%
  • IDX30 350   -3,16   -0,90%
  • IDXHIDIV20 436   -3,40   -0,77%
  • IDX80 94   -0,93   -0,97%
  • IDXV30 119   -1,22   -1,01%
  • IDXQ30 113   -0,96   -0,85%

Perkasa di pekan ini, bagaimana prediksi rupiah pada pekan depan?


Sabtu, 25 Januari 2020 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar Amerika Serikat di salah satu money changer di Jakarta, Senin (13/1). Jumat (24/1), rupiah ditutup menguat 0,41% ke Rp 13.583 per dolar Amerika Serikat (AS).


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah makin perkasa. Jumat (24/1), rupiah ditutup menguat 0,41% ke Rp 13.583 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan kurs tengah versi Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,04% menjadi Rp 13.632 per dolar AS.

Analis memproyeksikan rupiah akan terus menguat pekan depan. Analis Global Kapital Investama, Alwi Assegaf mengatakan, penguatan rupiah pekan depan masih akan didorong oleh katalis positif dalam negeri.

Baca Juga: Tetap perkasa, rupiah ditutup pada level Rp 13.583 per dolar AS

Pertama, sikap optimistis dari Gubernur BI Perry Warjiyo saat memberikan keterangan pers hasil rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (23/1), menjadi stimulus penguatan rupiah.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan Perry mengindikasikan hawkish terhadap kondisi fundamental makro ekonomi nasional.

“Pernyataan Gubernur BI memunculkan keyakinan pasar terhadap kebijakan BI dan pemerintah,” terangnya kepada kontan.co.id, Jumat (24/1).

Dalam pernyataannya, Perry menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan terjaga stabil di atas 5% serta inflasi yang rendah.

Baca Juga: Bank Indonesia buka peluang menurunkan suku bunga tahun ini




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×