kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tetap perkasa, rupiah ditutup pada level Rp 13.583 per dolar AS


Jumat, 24 Januari 2020 / 16:22 WIB
ILUSTRASI. Rupiah menguat


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berhasil mempertahankan keunggulan atas dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, Jumat (24/1), rupiah spot ditutup di level Rp 13.583 per dolar AS, naik 57 poin atau menguat 0,41% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 13.639 per dolar AS.

Alhasil, dalam sepekan, rupiah sudah menguat 0,45%. Sementara untuk sepanjang 2020 ini, mata uang Garuda sudah melesat 2,08% dan menjadi mata uang paling perkasa di Asia.

Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Di mana, yuan China berhasil berbalik arah dan rebound 0,50% dan menjadi mata uang paling besar penguatannya terhadap the greenback.

Selain itu, peso Filipina juga menguat 0,37%, disusul ringgit Malaysia yang naik 0,18%. Setali tiga uang, won Korea naik 0,10%, dolar Singapura terkerek 0,07%. Hal yang sama terjadi pada dolar Taiwan dan baht Thailand yang naik masing-masing 0,04% dan 0,02%.

Sementara itu, yen Jepang justru terkoreksi paling dalam dengan 0,12%. Rupee India dan dolar Hong Kong pun berada di zona merah setelah turun masing-masing 0,05% dan 0,01%.

Keperkasaan rupiah datang dari aliran dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia. Tercatat, hingga 22 Januari lalu, aliran dana asing di pasar obligasi mencapai US$ 1,7 miliar sedangkan di bursa saham sebanyak US$ 163 juta hingga Kamis (23/1). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×