kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penjualan Semen Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Capai 6,3 Juta Ton di Semester I 2024


Senin, 09 September 2024 / 15:55 WIB
Penjualan Semen Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Capai 6,3 Juta Ton di Semester I 2024
ILUSTRASI. Pabrik semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) di Tuban, Jawa Timur.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mencatatkan volume penjualan semen sebesar 6,3 juta ton sampai bulan Juni 2024.

Corporate Communications Manager SBI, Novi Maryanti mengatakan, SMCB akan terus mendorong optimalisasi penggunaan semen ramah lingkungan dan produk-produk turunannya sebagai solusi berkelanjutan untuk berbagai kebutuhan pembangunan, baik itu infrastruktur maupun perumahan. 

Hal ini dilakukan SMCB dengan bersinergi bersama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), selaku induk usaha.

“Selain itu, SMCB juga akan melanjutkan fokus kami untuk meningkatkan efisiensi melalui inovasi dan inisiatif-inisiatif operational excellence untuk mempertahankan profitabilitas yang positif,” ujar Novi kepada Kontan, Senin (9/9).

Baca Juga: Simak Proyek yang Dikerjakan Solusi Bangun (SMCB) di Tahun 2024

Secara makro, potensi penurunan suku bunga di semester II 2024 diharapkan akan membantu menstimulasi konsumsi masyarakat. ”Sehingga tentu saja akan juga berpotensi pada kinerja perusahaan,” kata Novi. 

Saat ini, SMCB tengah merampungkan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Tuban, Jawa Timur. 

“Ini untuk memenuhi kebutuhan ekspor semen tipe V ke Amerika Serikat pada tahun 2025 melalui jaringan Taiheiyo Cement Corporation sebagai mitra strategis kami,” kata Novi.

Per semester I 2024, SMCB mengantongi pendapatan Rp 5,42 triliun. Ini turun 2,73% secara tahunan alias year on year (yoy) dari Rp 5,57 triliun di semester I 2023.

SMCB mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp 163,52 miliar per akhir Juni 2024, turun 35,61% yoy dari periode sama tahun lalu.

Alhasil, laba per saham dasar SMCB turun ke Rp 18 di semester I 2024, dari sebelumnya Rp 28 pada semester I 2023.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×