Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli
Menurut Sarkia, kondisi tersebut menunjukkan tantangan downtrading masih menjadi persoalan struktural bagi industri rokok, terutama pemain tier I.
Pelemahan daya beli dan pergeseran konsumen dari kelas pendapatan menengah ke menengah bawah mendorong konsumen beralih ke rokok dengan harga lebih terjangkau.
Selain downtrading, industri masih menghadapi tantangan dari peredaran rokok ilegal, keterbatasan ruang kenaikan harga rokok, serta regulasi. Meski demikian, terdapat sinyal stabilitas tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan Harga Jual Eceran (HJE) pada 2027.
Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (10/9), IHSG Diproyeksi Rebound
Ke depan, Sarkia memperkirakan profitabilitas emiten rokok secara umum masih berpotensi melanjutkan tren positif, dengan catatan tarif CHT tidak mengalami kenaikan.
Dari sisi rekomendasi saham, Sarkia memberikan rekomendasi buy untuk GGRM dan HMSP dengan target harga masing-masing Rp 26.500 dan Rp 1.150.
Sementara itu, Azis merekomendasikan trading buy GGRM dengan target harga Rp 21.050-Rp 21.100.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














