CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.550   21,00   0,12%
  • IDX 6.669   -9,68   -0,14%
  • KOMPAS100 877   0,24   0,03%
  • LQ45 662   -1,82   -0,27%
  • ISSI 234   0,12   0,05%
  • IDX30 368   -1,15   -0,31%
  • IDXHIDIV20 457   -0,46   -0,10%
  • IDX80 100   0,05   0,05%
  • IDXV30 128   0,60   0,47%
  • IDXQ30 118   -0,42   -0,36%

Rambah AI Data Center, Intip Profil Emiten MGLV, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini


Kamis, 10 September 2026 / 11:18 WIB
Rambah AI Data Center, Intip Profil Emiten MGLV, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini
ILUSTRASI. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) atau Magran Living (Dok/MGLV)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Intip profil emiten MGLV yang tengah menjadi sorotan. PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), sebelumnya bernama PT Panca Anugrah Wisesa Tbk, tengah melakukan transformasi besar.

Emiten ini segera berpindah dari bisnis furnitur dan perdagangan peralatan rumah tangga menuju infrastruktur digital, data center, cloud computing, dan kebutuhan komputasi berbasis artificial intelligence (AI).

Perubahan tersebut berlangsung setelah PT Nextier Datamate Center (NDC) menjadi pengendali baru MGLV pada Februari 2026. Perseroan kemudian mengganti nama menjadi PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk pada Juli 2026.

Baca Juga: Masuk Radar UMA, Cek Profil Emiten AYAM, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini

Transformasi tersebut semakin jelas setelah MGLV pada September 2026 melakukan divestasi 13 anak usaha lama dan menyiapkan akuisisi entitas yang bergerak di bidang data center serta GenAI.

Perubahan nama tersebut tidak hanya bersifat kosmetik. Dalam perubahan kegiatan usaha yang disetujui pemegang saham, MGLV memperluas kegiatan usaha ke penyediaan infrastruktur komputasi dan hosting, perusahaan induk, serta konsultasi manajemen.

MGLV berencana mengembangkan high-density data center, yaitu fasilitas pusat data yang dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi dan pemrosesan data dengan kepadatan tinggi.

Fasilitas tersebut diarahkan untuk mendukung beberapa kebutuhan, antara lain:

  • Artificial Intelligence (AI)
  • Cloud computing
  • Penyimpanan data
  • Pengelolaan dan pemrosesan data
  • Infrastruktur komputasi digital
  • Hosting dan layanan terkait data center

Perseroan melihat pertumbuhan ekonomi digital, penggunaan cloud computing dan perkembangan AI sebagai peluang untuk meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur pusat data di Indonesia.

Baca Juga: Saham Naik 50% Sepekan, Intip Profil Emiten NICE, Lini Bisnis, dan Kinerja Keuangan

Akuisisi bisnis data center

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, MGLV dan NDC menyiapkan transaksi yang mencakup pengambilalihan saham serta piutang PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC).

Rencana tersebut telah menjadi bagian dari agenda transaksi material yang disetujui dalam RUPSLB September 2026.

Dengan demikian, MGLV tidak sekadar mengubah bidang usaha di atas kertas, tetapi juga menyiapkan aset dan entitas yang berkaitan langsung dengan bisnis data center serta GenAI.

Berdasarkan data IPOT sesi 1 Kamis (10/9), saham MGLV berada di level Rp14.975 per saham, naik 30,22% atau Rp3.475 dalam periode 5 hari terakhir.

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi menarik selengkapnya.

Baca Juga: PTRO Miliki 19,88% Saham, Cek Profil Emiten SINI, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbarunya

Lini Bisnis MGLV

Setelah transformasi, lini bisnis MGLV dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian utama.

1. Infrastruktur komputasi dan hosting

Ini menjadi salah satu kegiatan usaha utama yang baru ditambahkan. Perseroan dapat mengembangkan dan menyediakan infrastruktur komputasi, hosting, serta fasilitas pendukung pusat data.

2. Data center dan AI

MGLV menargetkan pembangunan serta pengembangan high-density data center untuk melayani kebutuhan AI, cloud computing, penyimpanan dan pemrosesan data.

Fokus ini penting karena beban komputasi AI membutuhkan kapasitas server, jaringan, penyimpanan, serta fasilitas data center yang lebih besar dibandingkan kebutuhan komputasi konvensional.

3. Holding dan konsultasi manajemen

Selain infrastruktur digital, anggaran dasar MGLV juga diperluas untuk mencakup kegiatan perusahaan induk (holding) dan konsultasi manajemen.

Sementara itu, bisnis lama MGLV yang sebelumnya berfokus pada furnitur dan perdagangan peralatan rumah tangga sedang ditinggalkan melalui restrukturisasi dan divestasi sejumlah anak usaha.

Pada 8 September 2026, MGLV mengumumkan penjualan seluruh kepemilikan pada 13 anak usaha kepada PT Trijaya Wisesa Makmur.

Baca Juga: Lanjutkan Penguatan, Cek Profil Emiten KIJA, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbaru Q2 2026

Manajemen MGLV Terbaru

Seiring masuknya pengendali baru, struktur manajemen MGLV juga mengalami perubahan.

1. Direksi

Nama Jabatan
Ahmad Zulfikar Direktur Utama
Putra Batee Direktur
Ma Da Direktur
Afin Mauchant Direktur

2. Dewan Komisaris

Nama Jabatan
Suriyanto Komisaris Utama
Glenn Sugita Komisaris
Ridwan Hassan Komisaris Independen
Widjono Komisaris

Susunan tersebut merupakan struktur terbaru yang ditampilkan NexAI, setelah adanya perubahan di tingkat komisaris pada September 2026.

Baca Juga: Saham Melesat, Cek Profil Emiten PICO, Lini Bisnis, hingga Kinerja Terbarunya

Kinerja Keuangan Terbaru MGLV

Merangkum data BEI, laporan keuangan terbaru yang tersedia untuk periode semester I 2026 masih mencerminkan kondisi bisnis lama sebelum transformasi data center memberikan kontribusi material.

Pada 6M26, MGLV membukukan pendapatan Rp26,1 miliar, turun 74,6% dibandingkan Rp102,7 miliar pada periode yang sama 2025. Laba kotor juga turun menjadi Rp4,9 miliar dari Rp40,6 miliar.

Kinerja 6M 2026 6M 2025 Perubahan
Pendapatan Rp26,1 miliar Rp102,7 miliar -74,6%
Laba kotor Rp4,9 miliar Rp40,6 miliar -87,9%
EBITDA -Rp13,2 miliar Rp13,4 miliar -198,5%
Laba bersih -Rp14,1 miliar Rp9,5 miliar -248,4%

Margin kotor MGLV pada semester I 2026 tercatat sekitar 18,8%, sedangkan margin EBITDA berada di -50,6%. Dengan demikian, perusahaan masih membukukan kerugian dari operasi bisnis pada periode tersebut.

Dari sisi neraca, total aset MGLV pada kuartal II 2026 tercatat sekitar Rp184 miliar, dengan ekuitas Rp114,2 miliar. Kas tercatat sekitar Rp1,3 miliar.

Tonton: Danantara Setor Rp120 Triliun, Jadi Mesin Investasi atau Kasir APBN?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×