kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Penerbitan SR-008 bisa mencapai Rp 26 triliun


Kamis, 07 Januari 2016 / 19:43 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah berencana menerbitkan sukuk ritel seri SR-008 pada kuartal I 2016. Analis menduga, obligasi negara syariah tersebut berpotensi diterbitkan hingga Rp 26 triliun.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menduga, jumlah penerbitan SR-008 bisa mencapai Rp 23 triliun – Rp 25 triliun. “Minat investor sukuk ritel semakin besar dari tahun ke tahun karena pelaku pasar sudah paham karakteristiknya,” jelasnya.

Sementara Analis Sucorinvest Central Gani Ariawan memproyeksikan, potensi penerbitan SR-008 mencapai Rp 24 triliun – Rp 26 triliun.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto membeberkan, masa penawaran SR-008 bakal berlangsung pada 19 Februari 2016 hingga 4 Maret 2016.

Sayangnya, Suminto belum dapat memastikan berapa target penerbitan SR-008 yang dipatok pemerintah. Sebab, mereka masih mempertimbangkan permintaan pasar.

“Target fleksibel, penerbitan SR-008 setidaknya sebesar SR-007 yang berjumlah Rp 21,965 triliun,” tukasnya. Besaran kupon yang disematkan bagi sukuk ritel teranyar ini juga bakal ditentukan jelang masa penawaran.

Sekadar mengingatkan, kupon SR-007 kala itu mencapai 8,25% dengan masa holding period satu bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×