kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemesanan ORI013 sudah capai 29% dari target


Selasa, 04 Oktober 2016 / 20:27 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Investor ritel mulai menyerbu obligasi negara ritel (ORI) seri 013. Selama tiga hari masa penawaran, pemerintah menerima total pemesanan per 3 Oktober 2016 sebesar Rp 5,8 triliun.

Dengan demikian, pemesanan tersebut mencapai 29% dari total target pemerintah yang sebesar Rp 20 triliun. Masa penawaran ORI memasuki hari keempat sejak dibuka pada 19 September 2016 lalu. Pemerintah masih membuka pemesanan hingga 20 Oktober 2016 mendatang.

Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan Loto Srinaita Ginting menyebut pemesan dari DKI Jakarta mencapai Rp 2,4 triliun atau sebesar 41% dari total pemesanan yang masuk.

Kemudian wilayah Indonesia Barat di luar DKI Jakarta mencapai RP 2,9 triliun atau 50%. "Sedangkan Indonesia tengah atau timur mencapai Rp 500 miliar atau 9%," ujar Loto, Jakarta, Selasa (4/10).

ORI013 berjangka waktu tiga tahun dan akan jatuh tempo 15 Oktober 2019. Seperti sebelumnya, kali ini pemerintah juga menerapkan holding period dua periode pembayaran kupon. Artinya, investor baru dapat melepas kepemilikannya ke pasar sekunder pada 15 Desember 2016.

Surat utang ini menawarkan kupon 6,6% per tahun. Untuk pembayaran kupon akan dilakukan pada tanggal 15 setiap bulan. Pembayaran kupon pertama kali dilakukan 15 November 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×