kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Harga Saham LQ45 Ini Rontok 2 Hari Usai Berlaku Harga Dasar Rp 1, Kapan Balik Arah?


Rabu, 30 September 2026 / 05:48 WIB
Harga Saham LQ45 Ini Rontok 2 Hari Usai Berlaku Harga Dasar Rp 1, Kapan Balik Arah?
ILUSTRASI. Harga Saham LQ45 Ini Rontok 2 Hari Usai Berlaku Harga Dasar Rp 1, Kapan Balik Arah?


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali bergerak di bawah level Rp 50 atau gocap setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah batas harga minimum saham menjadi Rp 1 per saham. Lalu, kapan harga saham anggota Indeks LQ45 ini bergerak naik?

Pada perdagangan Selasa (29/9/2026), saham GOTO ditutup melemah di level Rp 36 per saham. Sehari sebelumnya, saham GOTO juga melemah 7 poin menjadi Rp 43 per saham.

Perubahan tersebut terjadi setelah BEI mulai memberlakukan batas harga minimum Rp 1 pada Senin (28/9/2026). Sebelumnya, harga saham di pasar reguler tidak dapat diperdagangkan di bawah Rp 50.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Abdul Azis mengatakan investor tidak perlu panik melihat harga saham GOTO yang kini berada di bawah Rp 50.

Menurut dia, pergerakan tersebut merupakan bagian dari proses price discovery, yakni mekanisme pasar dalam menemukan tingkat harga baru berdasarkan interaksi permintaan dan penawaran.

"Yang sedang terjadi adalah proses price discovery. Pasar mencari titik keseimbangan baru untuk saham GOTO dengan mempertemukan harga yang diinginkan penjual dan pembeli," jelas Azis dalam paparannya, Selasa (29/9/2026).

Azis memperkirakan saham GOTO masih berpotensi mengalami volatilitas selama proses pembentukan harga berlangsung. Setelah tekanan jual mereda, perhatian investor dinilai dapat kembali tertuju pada kinerja fundamental perseroan.

Baca Juga: 5 Saham Bisa Short Selling Mulai Besok (1/10), Cek Prospeknya

Fundamental GOTO

Dari sisi kinerja, GoTo membukukan laba bersih selama dua kuartal berturut-turut.

Pada kuartal I-2026, GOTO mencatat laba bersih Rp 171 miliar. Kemudian, laba bersih pada kuartal II-2026 meningkat menjadi Rp 252 miliar.

Pendapatan bersih pada kuartal II-2026 juga tumbuh 31% secara tahunan menjadi Rp 5,7 triliun. Pada periode yang sama, EBITDA yang disesuaikan meningkat 137% secara tahunan hingga menembus lebih dari Rp 1 triliun untuk pertama kalinya.

Manajemen GoTo mempertahankan target EBITDA yang disesuaikan untuk tahun buku 2026 di kisaran Rp 3,2 triliun-Rp 3,4 triliun. Perseroan juga menaikkan panduan EBITDA bisnis fintech menjadi Rp 1,7 triliun-Rp 1,8 triliun.

Meski demikian, GoTo menurunkan panduan EBITDA segmen on-demand services menjadi Rp 1,4 triliun-Rp 1,5 triliun, dari sebelumnya Rp 1,7 triliun-Rp 1,8 triliun. Penyesuaian tersebut antara lain berkaitan dengan perubahan batas komisi untuk layanan transportasi roda dua Gojek.

Baca Juga: Perusahaan Kendaraan Listrik Grup Bakrie Ini Akan Right Issue Rp 3 T, Ini Jadwalnya

Rencana buyback saham GOTO

Selain kinerja operasional, rencana pembelian kembali saham atau buyback juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan pasar.

GOTO sebelumnya memiliki kewenangan melakukan pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp 3,5 triliun. Azis menilai level harga saham saat ini dapat menjadi salah satu pertimbangan manajemen dalam menjalankan aksi tersebut.

Namun, pelaksanaan buyback tetap bergantung pada keputusan manajemen dan kondisi pasar sehingga belum dapat dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Tonton: Bahlil Perketat Aturan Jasa Tambang Terafiliasi, Ini Ketentuannya

GOTO akan batalkan 32 miliar saham treasuri

Katalis lain yang menjadi perhatian adalah rencana GoTo membatalkan lebih dari 32 miliar saham treasuri.

Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 14 Oktober 2026.

Berdasarkan keterangan resmi GoTo, jumlah saham treasuri yang akan dibatalkan mencapai lebih dari 32 miliar saham atau sekitar 2,7% dari total saham yang telah diterbitkan perseroan.

Jika memperoleh persetujuan dan direalisasikan, saham treasuri tersebut akan dibatalkan secara permanen. Dengan demikian, jumlah saham perseroan yang beredar akan berkurang dan secara proporsional meningkatkan persentase kepemilikan pemegang saham yang ada.

Azis menilai rencana pembatalan saham treasuri tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor, di tengah perbaikan kinerja operasional dan target EBITDA GOTO sepanjang 2026.

Meski demikian, perkembangan harga saham GOTO tetap akan dipengaruhi dinamika permintaan dan penawaran di pasar setelah perubahan batas harga minimum BEI.



 

RUPTL Bakal Direvisi, Pemerintah Kejar 100 GW PLTS dalam 2–3 Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×