kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.569   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah lelang sukuk Rp 4 triliun


Kamis, 18 Agustus 2016 / 18:30 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

Head of Fixed Income Indomitra Securities Maximilianus Nico Demus memperkirakan lelang akan dipengaruhi oleh belum pastinya kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat, Fed rate. Kondisi ini diprediksi berdampak positif bagi pasar obligasi Indonesia.

"Notulensi The Fed hampir meyakini bahwa tahun ini Fed Rate akan naik kembali, namun masih saja ada beberapa pejabat The Fed yang masih pesimis," ujar Nico, Kamis (18/8).

Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI rate diperkirakan kembali dipangkas 25 basis poin sehingga akan mengerek harga obligasi. Di samping itu, sukuk juga menawarkan imbal hasil yang menarik dibandingkan obligasi pemerintah konvensional.

"Sehingga investor akan beramai-ramai menyerbu lelang dan pemerintah akan mengalami kelebihan permintaan," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×