kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Peluang IHSG Naik Dalam Santa Claus Rally Masih Terbuka, Cek Rekomendasi Sahamnya


Senin, 15 Desember 2025 / 18:07 WIB
Peluang IHSG Naik Dalam Santa Claus Rally Masih Terbuka, Cek Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Peluang terjadinya fenomena Santa Claus Rally di pasar saham Indonesia menjelang akhir 2025 masih cukup terbuka. ? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang terjadinya fenomena Santa Claus Rally di pasar saham Indonesia menjelang akhir 2025 dinilai masih cukup terbuka. Tren pemangkasan suku bunga global dipandang berpotensi memperkuat arus dana masuk ke pasar saham, sehingga menopang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir tahun.

Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Indri Liftiany Travelin Yunus, mengatakan IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan.

“Dengan dukungan tren penurunan suku bunga, potensi money flow ke pasar saham masih cukup besar hingga akhir tahun,” ujarnya kepada Kontan, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Santa Claus Rally Dinilai Selektif Tahun Ini, Simak Saham-Saham Pilihan Analis

Jika reli akhir tahun berlanjut, Indri menilai dampaknya akan lebih terasa pada IHSG melalui penguatan saham-saham berkapitalisasi besar. Masuknya investor institusi dan asing ke saham likuid untuk kebutuhan rebalancing dan window dressing membuka peluang terjadinya rotasi ke saham-saham LQ45 yang sepanjang 2025 relatif tertinggal. Meski demikian, penguatannya diperkirakan tidak merata di seluruh konstituen.

Namun, Indri menilai reli musiman saja belum cukup kuat untuk mendorong IHSG menembus level psikologis 9.000. Menurutnya, level tersebut baru lebih realistis dicapai apabila didukung arus dana asing yang berkelanjutan, sentimen global yang konsisten positif, serta katalis fundamental domestik seperti kinerja emiten besar dan stabilitas nilai tukar.

“Level 9.000 lebih memungkinkan jika reli akhir tahun berkembang menjadi tren risk-on yang lebih panjang hingga awal 2026,” jelasnya.

Dalam menyikapi potensi Santa Claus Rally, investor disarankan tetap menerapkan strategi taktikal dan disiplin. Investor dapat memanfaatkan momentum reli dengan fokus pada saham-saham big caps dan LQ45, sembari melakukan profit taking bertahap dan memperketat manajemen risiko untuk mengantisipasi koreksi pasca reli.

Baca Juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Kembangkan Green Data Center, Simak Rekomendasi Sahamnya

Dari sisi sektoral, Indri menilai sektor perbankan besar, telekomunikasi, consumer defensif, serta energi dan komoditas berpotensi diuntungkan oleh momentum akhir tahun.

Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki bobot besar di indeks dan likuiditas tinggi, sehingga cocok dimanfaatkan sebagai sarana trading rally jangka pendek maupun rebalancing portofolio menjelang pergantian tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×