kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

PDB Inggris yang turun ikut menekan mata uang poundsterling


Minggu, 03 Maret 2019 / 19:19 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Inggris yang seret menjadi kesempatan bagi dollar AS untuk menguat. Mengutip Bloomberg di pasar spot, Jumat (1/3), pasangan GBP/USD tercatat melemah 0,46% ke 1,3202.

Analis PT Astronacci International, Anthonius Edyson megatakan data gross domestic product (GDP) Inggris yang turun signifikan membawa poundsterling melemah dan terdampak sentimen negatif.

Di pertengahan Februari, tercatat GDP Inggris turun 0,2% menjadi -4%. Prelim GDP Inggris juga turun dari 0,6% ke 0,2%. Bahkan, produksi manufaktur Inggris juga turun dari -0,1% ke -0,7%.

Poundsterling semakin melemah karena pidato Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan akan tetap ada rencana untuk melakukan kenaikan suku bunga.

Secara teknikal, Edyson menganalisis GBP/USD tampak membentuk pola secondary dari bullish continuation, idealnya GBP/USD masih memiliki peluang kembali melemah dan sell on strength dapat menjadi pilihan strategi trading.

Edyson memperkirakan GBP/USD bergerak di support 1,2965-1,3110 dan resistance di 1,3353-1,3550 pada perdagangan Senin (4/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×