kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Paramitra Sekuritas: Kenaikan suku bunga 25 basis point sudah cukup bagi pasar


Selasa, 14 Agustus 2018 / 21:23 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua skenario menanti rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia esok. Pertama, BI bisa saja menaikkan suku bunga. Kedua BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Keduanya punya risiko pelik.

William Siregar, Analis Paramitra Alfa Sekuritas mengatakan bahwa dengan adanya tekanan dari Turki, current accound deficit (CAD) hampir mencapai 3% dari PDB dan peluang Federal Reserve menaikkan suku bunga, maka sebaiknya BI mempertimbangkan kebijakan untuk menaikkan suku bunga.

Jika menaikkan suku bunga, memang investor punya kecenderungan untuk beralih dari pasar modal ke perbankan dan akan berpengaruh buruk ke pasar modal. "Namun hal ini akan menyelamatkan mata uang rupiah. Meski tertekan, namun hal tersebut hanya sesaat saja," kata William kepada Kontan.co.id, Selasa (14/8).

Justru, William mengatakan investor bisa melakukan akumulasi beli ke saham-saham bluechip dengan strategi buy on weakness. Beberapa saham pilihan William adalah MBSS, TBLA, dan WSKT.

Jika BI mempertahankan suku bunga, maka hal ini akan memberi pengaruh negatif pula buat pasar modal. Selain efek Turki, efek rupiah dang CAD jadi pehatian pelaku pasar, sehingga kenaikan suku bunga 25 basis poin dirasa William cukup memberi efek positif ke pasar modal.

Hingga akhir tahun, William belum mengubah target IHSG. Dia masih optimistis indeks bisa berada di level 6.700 hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×