kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.926   56,00   0,31%
  • IDX 5.721   -99,45   -1,71%
  • KOMPAS100 740   -12,30   -1,64%
  • LQ45 563   -9,63   -1,68%
  • ISSI 198   -3,12   -1,55%
  • IDX30 320   -5,31   -1,63%
  • IDXHIDIV20 395   -6,49   -1,62%
  • IDX80 84   -1,47   -1,72%
  • IDXV30 107   -1,25   -1,16%
  • IDXQ30 103   -1,48   -1,41%

Panca Mitra (PMMP) Akan Rights Issue, Begini Kata Analis


Jumat, 24 Mei 2024 / 19:47 WIB
Panca Mitra (PMMP) Akan Rights Issue, Begini Kata Analis
ILUSTRASI. Emiten pengolah makanan beku berbasis udang, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengolah makanan beku berbasis udang, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (22/5/), PMMP akan menerbitkan saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Saham baru yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya berjumlah 905,9 juta saham. 

Hingga saat ini PMMP masih belum menetapkan harga pelaksanaan rights issue. Selain itu PMMP juga masih belum memiliki calon pemodal atau pembeli terkait rencana tersebut.

PMMP juga masih akan meminta persetujuan para pemegang saham untuk pelaksanaan rights issue tersebut. 

Manajemen PMMP menyebutkan, seluruh dana yang diperoleh PMMP dari rights issue setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dipergunakan untuk modal kerja PMMP. Modal kerja tersebut seluruhnya akan digunakan untuk pembelian bahan baku udang.

Baca Juga: Panca Mitra (PMMP) Berencana Rights Issue 905,9 Juta Saham Baru

Pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai rights issue yang akan dilakukan PMMP kurang tepat untuk pemilihan waktunya. Sebab, harga saham PMMP saat ini sedang merosot dan pasar juga sedang turun.

"Jadi waktunya kurang tepat, terlebih kalau exercise pricenya lebih tinggi dari harga di pasar," kata Budi pada Kontan, Jumat (24/5).

Budi meragukan prospek dan kinerja PMMP ke depannya. Meski sudah melakukan rights issue, ia menilai, belum tentu akan mendongkrak kinerja PMMP ke depannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×