kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Morris Capital Jadi Pengendali, Multi Makmur (PIPA) Beralih ke Bisnis Minyak dan Gas


Rabu, 04 Februari 2026 / 13:50 WIB
Diperbarui Kamis, 05 Februari 2026 / 12:07 WIB
Morris Capital Jadi Pengendali, Multi Makmur (PIPA) Beralih ke Bisnis Minyak dan Gas
ILUSTRASI. Pencatatan saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) (KONTAN/Aris Nurjani)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) resmi bertransformasi dari perusahaan manufaktur pipa PVC menuju sektor minyak dan gas di bawah kendali pemegang saham baru, yaitu Morris Capital Indonesia. 

Sejalan dengan itu, PIPA telah melakukan perombakan struktur direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 26 Januari 2026. 

RUPSLB menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari jabatan direktur utama dan mengangkat Firrisky Ardi Nurtomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur, kini resmi diangkat menjadi direktur utama.

Baca Juga: Belajar Kasus PIPA, BEI Perketat Syarat Pencatatan Emiten dan Naikkan Standart

Selain itu, rapat juga menerima pengunduran diri Junaedi dari posisi Direktur dan mengangkat Noprian Fadli sebagai anggota Direksi yang baru. Komposisi ini berlaku hingga 30 Juli 2027.

Direktur Utama Multi Makmur Lemindo Firrisky Ardi Nurtomo optimistis PIPA bisa bertumbuh seiring dengan bisnis inti yang baru serta aset yang akan dimasukkan Morris Capital 

Indonesia ke dalam PIPA. Firrisky bilang terdapat beberapa fase yang akan dilalui, termasuk penguatan struktur permodalan, valuasi aset, serta kajian pajak yang dilakukan bersama pihak independen yang kompeten dan saat ini sedang berjalan. 

“Kami merencanakan investasi inti pada aset pengolahan minyak dan gas serta logistik, yang diharapkan menjadi sumber pendapatan utama jangka panjang dengan margin yang sangat baik,” jelasnya, Rabu (4/2). 

Dari sisi penguatan infrastruktur dan permodalan, kata Firrisky, PIPA tengah mempertimbangkan rencana aksi korporasi atau instrumen pendanaan lainnya untuk mendukung pengembangan aset logistik dan infrastruktur atau production plant di sektor minyak dan gas. 

Adapun pengambilalihan yang dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2025 dan 10 Oktober 2025, harga pembelian rata-rata saham PIPA oleh Morris Capital sebesar Rp 10,60 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×