kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Moody's pangkas outlook BRAU jadi Caa2


Selasa, 19 Mei 2015 / 22:49 WIB
ILUSTRASI. 6 Manfaat Masker Alpukat untuk Kulit Wajah, Lembap dan Kenyal


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Peliknya permasalahan yang terjadi di internal PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) membuat rating perusahaan batubara ini kian merosot. Moody's Investors Service menurunkan rating BRAU menjadi Caa2 dari Caa1 seiring dengan dekatnya waktu jatuh tempo obligasi BRAU senilai US$ 450 juta. Outlook rating tersebut negatif.

Brian Grieser, Wakil President Direktur dan Analis Moody's mengatakan, pemangkasan rating ini mencerminkan ketidakpastian pelunasan obligasi yang jatuh tempo 8 Juli mendatang. "Ada kompetisi dari penawaran untuk mengambil alih Asia Resource Minerals Plc (ARMS), sehingga kemungkinan restrukturisasi bisa ditunda," ujarnya.

NR Holdings Limited, milik Nathiel Rothschild mengajukan suntikan modal sebesar US$ 100 juta dan pembayaran kembali hingga US$ 143 juta untuk menukar obligasi BRAU tahun 2015 dan 2017 menjadi obligasi tahun 2019 dan 2020. Sementara Asia Coal Energy Ventures Limited (ACE), perusahaan milik Sinarmas mengajukan penawaran dana kas sebesar US$ 150 juta.

Prospek negatif ini mencerminkan ketidakpastian yang diciptakan oleh dua tawaran itu. Ia bilang, peringkat ini bisa diturunkan lagi kalau BRAU tidak dapat menjalankan restrukturisasi selama enam hingga sembilan bulan ke depan atau jika persyaratan restrukturisasi yang diusulkan berubah.

Sementara, peringkat tidak mungkin dinaikkan sebelum selesainya restrukturisasi. Setelah menyelesaikan restrukturisasi, barulah peringkat BRAU bisa naik lagi tergantung pada kemampuan membayar utang dan kinerja operasi pasca restrukturisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×