kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.687   101,00   0,57%
  • IDX 6.529   -194,59   -2,89%
  • KOMPAS100 864   -28,90   -3,24%
  • LQ45 642   -15,41   -2,34%
  • ISSI 236   -7,11   -2,93%
  • IDX30 364   -7,05   -1,90%
  • IDXHIDIV20 450   -5,62   -1,23%
  • IDX80 99   -3,00   -2,95%
  • IDXV30 127   -2,42   -1,87%
  • IDXQ30 118   -1,60   -1,34%

Mitratel (MTEL) bakal akuisisi 6.000 menara dari Telkomsel & penyedia menara lainnya


Jumat, 26 November 2021 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (22/11/2021). Mitratel (MTEL) bakal akuisisi 6.000 menara dari Telkomsel & penyedia menara lainnya.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel berencana mengakuisisi 6.000 menara dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun ke depan. Langkah ini merupakan bagian dari ekspansi perusahaan secara anorganik.

"Kami harapkan akuisisi menaranya bisa dari Telkomsel dan tower operator lain," ungkap Direktur Investasi MTEL Hendra Purnama saat dihubungi Kontan. co.id, Jumat (26/11).

Menurut Hendra, Mitratel sudah mempunyai beberapa nama perusahaan penyedia menara yang berpotensi diakuisisi. Akan tetapi, hal tersebut masih menjadi rahasia internal sehingga belum dapat diinformasikan ke publik.

 

Selain ekspansi anorganik, Mitratel juga akan melakukan ekspansi organik dengan membangun 3.000 menara baru dalam jangka waktu empat tahun ke depan. Lokasi pembangunannya akan bergantung dengan kebutuhan operator seluler.

Baca Juga: Mitratel kantongi kontrak backlog sewa menara Rp 30,7 triliun sampai 2030

Meskipun begitu, Mitratel juga tidak bisa sembarangan memenuhi permintaan pembangunan menara.

"Mitratel hanya akan memenuhi permintaan untuk membangun menara baru jika operator yang bersangkutan menjadi anchor tenant di menara tersebut," ucap Hendra.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×