kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Minyak mendekati level US$ 50 per barel


Kamis, 03 September 2015 / 21:20 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Minyak diperdagangkan mendekati level U$ 50 di London seiring Presiden Barack Obama mendapatkan dukungan kongres untuk kesepakatan nuklir Iran dan pasokan minyak mentah AS mengalami peningkatan terbesar sejak April lalu, menandakan bahwa melimpahnya pasokan global akan bertahan.

Minyak berfluktuasi pada minggu ini setelah membatasi reli terbesar selama 3 hari dalam 25 tahun terakhir pada hari Senin. Iran telah memberikan sinyal bahwa akan meningkatkan produksi setelah sanksi dihapus.

Persediaan minyak mentah AS meningkat 4,67 juta barel pada pekan lalu, menurut data dari pemerintah. Stok minyak tetap berada sekitar 100 juta barel di atas rata-rata 5 tahun musiman terkait meningkatnya permintaan bahan bakar.

Minyak Brent untuk pengiriman bulan Oktober turun 11 sen ke level U$ 50,39 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange pada pukul 9:13 pagi waktu New York. Ini diperdagangkan di kisaran 93 %.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Oktober naik 13 sen ke level U$ 46,38 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah acuan AS diperdagangkan dengan diskon U$ 4,01 dibandingkan minyak jenis Brent.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×