kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Minyak kembali ke US$ 50 karena dollar melemah


Kamis, 08 Desember 2016 / 09:45 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

SEOUL. Minyak mentah naik tipis pada perdagangan Kamis (8/12). Didukung oleh pelemahan dollar AS menjelang pertemuan Federal Reserve pekan depan dan turunnya stok minyak mentah Amerika Serikat (AS).

Mengacu Reuters, minyak Brent diperdagangkan naik 18 sen atau 0,34% ke level US$ 53,18 per barel. Sedangkan, minyak mentah West Texas Intermediate naik tipis 29 sen, atau 0,58 % ke US$ 50,06 per barel.

Sebelumnya, mengacu data terakhir persediaan minyak mentah AS turun 2,4 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis.

Tapi pasokan di Cushing, Oklahoma, hub pengiriman minyak mentah berjangka AS, meningkat 3,8 juta barel pekan lalu, terbesar sejak 2009, menurut data Badan Informasi Energi AS.

Harga minyak naik sejak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia mencapai kesepakatan penting pekan lalu untuk memangkas produksi untuk mengikis overhang pasokan global dan menopang harga.

Sementara, indeks dollar AS turun karena imbal hasil obligasi Treasury mereda dan mata investor tertuju pada pertemuan Fed pekan depan. Pelemahan dollar membuat minyak dalam denominasi dollar lebih murah bagi negara-negara pengimpor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×