kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Minim sentimen, Euro terkikis dari Aussie


Rabu, 10 Agustus 2016 / 19:09 WIB


Reporter: Diba Amalia Haritz | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Euro harus bertekuk lutut terhadap Aussie. Mengutip Bloomberg, Rabu (10/9) pukul 16.26 WIB, pasangan EUR/AUD terkikis 0,11% pada level 1,4474.

Analis PT Garuda Berjangka, Sri Wahyudi, mengungkapkan Euro tertekan di hadapan AUD menyusul data EUR yang terlihat buruk. Data pertumbuhan industri di Prancis yang defisit 0,8%, meleset dari prediksi pasar yang menduga akan ada pertumbuhan sebesar 0,3%.

Minimnya data dari Euro pada Rabu (10/8) juga belum menimbulkan berbagai katalis bagi pergerakan Euro di hadapan Aussie. Sedangkan di sisi lain, menurut Yudi data yang dirilis oleh Aussie masih ada yang menunjukkan hasil yang signifikan.

Data indeks konsumen yang dirilis oleh Australia menunjukkan rapor hijau dengan pencapaian sebesar 2,0% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, data home loans yang dirilis oleh Australia tidak seperti yang diduga oleh pasar yakni hanya mencapai 1,2%.

Meski demikian, Yudi berpendapat bahwa positifnya angka indeks konsumen Aussie yang menyebabkan Aussie masih mampu bertahan. Adapun ketika Reserve Bank of Australia (RBA) mengeluarkan pernyataan pada hari Rabu (10/8), menurut Yudi hal tersebut tidak begitu signifikan pengaruhnya terhadap penguatan Aussie, sebab pernyataan tersebut hanya berupa testimoni biasa dan bukan mengenai kebijakan ekonominya.

RBA dalam rilisnya mengemukakan bahwa selama 10 tahun terakhir, Australia memandang optimis perekonomiannya akibat tercapainya sejumlah target seperti pencapaian angka inflasi, menghindari adanya kejatuhan ekonomi, menjaga kestabilan financial, dan menjaga angka pengangguran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×