CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

MI koleksi saham sensitif suku bunga


Jumat, 23 September 2016 / 16:51 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

Memang masih ada rencana kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atawa The Fed yang saat ini berkisar 0,25% - 0,5%. "Tapi sekarang sudah lebih terukur. Seperti akhir tahun 2015, koreksi sesaat saja karena The Fed hanya menaikkan 25 bps," ujarnya.

Direktur Riset Bahana TCW Investment Management Soni Wibowo memaparkan, perusahaan menjaga efek saham hingga 96% - 98% untuk racikan produk reksadana sahamnya.

Perusahaan fokus mengakumulasi sektor saham yang berorientasi domestik. "Seperti konsumer, infrastruktur, telekomunikasi, bank, dan beberapa perusahaan properti," katanya.

Sektor infrastruktur disinyalir berprospek cerah seiring gencarnya program pembangunan infrastruktur pemerintah Indonesia. Mulai dari pembangunan bandara, jalan, tol, hingga pelabuhan. Soni meramal, pada akhir tahun 2016, IHSG akan menuju 5.750.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×