Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan lonjakan pendapatan dan laba bersih di sepanjang semester I-2026.
Melansir laporan keuangannya, laba bersih INET mencapai Rp 33,67 miliar di periode Januari hingga Juni 2026, melesat 340% secara tahunan (yoy) bila dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp 7,65 miliar.
Sejalan dengan kenaikan laba, posisi pendapatan bersih INET melonjak 1.958% menjadi Rp 926,45 miliar di semester I-2026, dari periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 45 miliar.
Baca Juga: Laba Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Melonjak Jadi Rp 24,48 Miliar Pada 2025
Secara rinci pendapatan itu berasal dari segmen penyedia alih daya senilai Rp 782,86 miliar dan penyedia layanan internet Rp 143, 58 miliar.
Lonjakan pendapatan ini turut mendorong laba bruto INET naik 627,5%, dari Rp 16,78 miliar pada semester I 2025 menjadi Rp 122,11 miliar pada semester I 2026.
Dari sisi neraca, total aset INET mencapai Rp 6,11 triliun, meningkat drastis dari posisi akhir tahun 2025 senilai Rp 760,37 miliar. Jumlah liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat Rp 2,3 triliun dan Rp 3,8 triliun.
Baca Juga: INET Resmikan Data Center JKT01 di Gedung Cyber Jakarta, Jaga Bisnis Digital
Adapun total saldo kas dan setara kas akhir periode INET tercatat Rp 4,33 triliun per semester I-2026, meningkat dari sebelumnya Rp 95,94 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














