kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Menanti sikap soal Suriah, bursa AS turun tipis


Rabu, 28 Agustus 2013 / 20:59 WIB
ILUSTRASI. PT Mayora Indah_idx.co.id


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) turun tipis di pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (28/8). Tekanan jual terhadap pasar saham AS mereda setelah AS dan sekutunya bersiap menyerang Suriah.

Indeks The S & P 500 turun kurang dari 0,1% menjadi 1.629,98 pada pukul 09:31 waktu New York. "Orang-orang telah mengunci posisinya," kata Veronika Pechlaner, manajer investasi Channel Islands di Jersey kepada Bloomberg.

Namun kemarin, Selasa (27/8), Indeks The S & P 500 turun 1,6% ke posisi terendah sejak 3 Juli. Penurunan indeks terjadi karena kekhawatiran sikap AS yang memiliki opsi menyerang Suriah dengan militernya.

Sebagaimana diketahui, AS dan sekutunya memiliki kesimpulan, ada bukti kuat Suriah telah menggunakan senjata kimia untuk menyerang warga sipil di dekat kota Damaskus, pekan lalu.

Atas temuan itu, Presiden AS, Barack Obama berencana untuk merilis hasil investigasi intelijen pekan ini. Menurut sumber Bloomberg, AS diketahui sedang melakukan koordinasi dengan sekutunya di NATO, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, dan Turki serta negara-negara Arab lainnya.

Dampak ketegangan di Suriah itu diproyeksikan membuat harga saham energi bersinar. Apalagi, hari ini, harga minyak mentah Brent mencapai harga tertinggi enam bulan, dan minyak mentah AS mencapai tertinggi dalam dua tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×