kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Melirik Prospek Medikaloka Hermina (HEAL) dari BPJS


Selasa, 23 Mei 2023 / 17:58 WIB
Melirik Prospek Medikaloka Hermina (HEAL) dari BPJS
ILUSTRASI. rekomendasi saham RS Hermina PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mencetak penurunan laba bersih di kuartal I 2023 sebesar 2,1% menjadi Rp 108,9 miliar. Padahal dari sisi pendapatan, emiten rumah sakit ini masih bertumbuh.

HEAL membukukan pendapatan sebesar Rp 1,35 triliun. Realisasi itu tumbuh 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,2 triliun.

Analis RHB Sekuritas Vanessa Karmajaya menilai capaian pendapatan HEAL berada di bawah proyeksinya dan konsensus. Hasil itu membentuk 22% dan 19% dari proyeksi setahun penuh.

Ia juga memaparkan, HEAL sebetulnya mencatatkan pertumbuhan 31,3% secara tahunan (YoY) pada hari rawat inap dan peningkatan 25,5% YoY pada kunjungan rawat jalan. Meski begitu, pendapatan hanya tumbuh terbatas karena adanya perubahan bauran pendapatan akibat daya beli konsumen menurun.

Oleh sebab itu, lebih banyak orang yang beralih menjadi pasien BPJS daripada pasien swasta. "Meskipun demikian, HEAL belum melihat manfaat penuh dari kenaikan tarif penggantian BJPS," kata dia.

Baca Juga: Bahana Sekuritas Pertahankan Rating Buy Saham HEAL, Simak Ulasannya

Dijelaskan, pembayaran BJPS tumbuh sekitar 7% YoY dan 8% YoY pada bulan Februari dan Maret. HEAL dinilai mungkin baru akan melihat manfaat penuh, pertumbuhan 9%-10% YoY dari kenaikan tersebut mulai bulan April.

"Perusahaan mungkin akan mendapatkan manfaat lebih lanjut jika 10% dari pasien BPJS-nya dialihkan ke skema COB dalam jangka menengah," sambungnya.

Marjin laba bersih HEAL tercatat sebesar 8,1%, lebih tinggi dibandingkan kuartal IV 2022 di level 4%. Namun, turun dari kuartal I 2022 sebesar 9,2%. Vanessa menuturkan kontraksi marjin sudah diperkirakan karena HEAL telah mengindikasikan biaya investasi IT masih dicatat pada kuartal I 2023.

RHB Sekuritas melihat prospek HEAL tetap konservatif karena menurutnya, biaya ekspansi masih akan membebani marjin EBITDA di 2023. Marjin EBITDA HEAL tahun ini diperkirakan akan meningkat sebesar 5 poin - 7 poin dibandingkan asumsinya sebesar 2 poin.

 

Vanessa mempertahankan rating buy HEAL dengan target harga Rp 1.630 per saham. Pada penutupan perdagangan, Selasa (23/5) harga HEAL menguat 0,36% ke Rp 1.395 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×