Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen minyak dan gas (migas), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana mengalihkan 150 juta saham treasuri yang didapat dari hasil pembelian kembali (buyback) saham pada 2025 lalu. Saham tersebut dialihkan untuk Program Pemberian Saham kepada Karyawan (ESAP) dan Program Pemberian Saham kepada Manajemen (MSAP).
Rencana tersebut perlu mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan dilaksanakan pada 4 Juni 2026.
Pengalihan saham dilakukan paling lama tiga tahun setelah selesainya buyback saham 2025, namun dapat diperpanjang selama dua atau satu tahun bergantung pada kondisi yang dialami perusahaan.
Baca Juga: Bantu Bayar Utang Anak Usaha, Energi Mega (ENRG) Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar
"Tidak terdapat harga pelaksanaan pengalihan saham atas rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali saham, mengingat tidak terdapat pembayaran yang dilakukan oleh peserta program ESAP dan MSAP," ungkap Manajemen MEDC dalam keterbukaan informasi, Selasa (28/4/2026).
Lantaran ESAP dan MSAP merupakan bagian dari insentif yang diberikan MEDC sebagai bagian dari penghargaan atau insentif, maka tidak ada pembayaran yang harus dilakukan oleh peserta program ESAP dan MSAP yang menerima saham.
Selain itu, tidak ada ketentuan lock-up atas saham yang diperoleh peserta dari program ESAP dan MSAP dalam program tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












