kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.406   62,00   0,36%
  • IDX 6.934   -167,03   -2,35%
  • KOMPAS100 933   -24,38   -2,55%
  • LQ45 668   -15,78   -2,31%
  • ISSI 249   -6,12   -2,40%
  • IDX30 372   -7,15   -1,88%
  • IDXHIDIV20 457   -8,05   -1,73%
  • IDX80 105   -2,74   -2,55%
  • IDXV30 134   -2,35   -1,73%
  • IDXQ30 119   -2,31   -1,91%

Laba Unilever (UNVR) Melonjak 72,99% pada Kuartal I-2026, Ini Pendorongnya


Kamis, 30 April 2026 / 11:05 WIB
Laba Unilever (UNVR) Melonjak 72,99% pada Kuartal I-2026, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. Kenaikan laba UNVR semakin signifikan dengan adanya kontribusi dari operasi yang dihentikan. (KONTAN/Daniel Prabowo)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang kuartal I-2026.

Berdasarkan kinerja laporan keuangannya, penjualan bersih UNVR tercatat sebesar Rp 8,44 triliun, naik 2,82% dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp 8,21 triliun.

Kenaikan penjualan itu ditopang utamanya oleh segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh senilai Rp 6,04 triliun serta makanan dan minuman menyumbang Rp 2,39 triliun.

Seiring kenaikan penjualan, harga pokok penjualan meningkat menjadi Rp 4,37 triliun dari Rp 4,23 triliun, sehingga laba bruto tumbuh menjadi Rp 4,07 triliun dari Rp 3,97 triliun.

Baca Juga: IHSG Melorot Tajam, Menembus ke Bawah Level 7.000 pada Kamis (30/4) Siang

Namun, tekanan terlihat pada beban operasional. Beban pemasaran dan penjualan turun menjadi Rp 1,64 triliun dari Rp 1,86 triliun, tetapi beban umum dan administrasi naik cukup signifikan menjadi Rp 830,37 miliar dari Rp 665,83 miliar. Alhasil, laba usaha tetap meningkat menjadi Rp 1,57 triliun, dibandingkan Rp 1,44 triliun pada periode sebelumnya.

Dari sisi non operasional, penghasilan keuangan melonjak menjadi Rp 37,90 miliar dari Rp 1,91 miliar, sementara biaya keuangan berhasil ditekan menjadi Rp 10,75 miliar dari Rp 25,64 miliar. Dengan demikian, laba sebelum pajak naik menjadi Rp 1,59 triliun dari Rp 1,41 triliun.

Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp 341,76 miliar, laba dari operasi yang dilanjutkan tercatat sebesar Rp 1,25 triliun, meningkat dari Rp 1,09 triliun.

Kenaikan laba UNVR semakin signifikan dengan adanya kontribusi dari operasi yang dihentikan. UNVR membukukan laba sebesar Rp 887,86 miliar dari segmen ini, yang berasal dari laba penjualan operasi dihentikan sebesar Rp 870,27 miliar serta laba tahun berjalan sebesar Rp 17,58 miliar.

Dengan demikian, total laba bersih UNVR melonjak 72,99% menjadi Rp 2,14 triliun per kuartal I-2026, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp 1,24 triliun pada periode yang sama sebelumnya.

Baca Juga: Lippo Cikarang (LPCK) Kantongi Marketing Sales Rp 491 Miliar di Kuartal I-2026

UNVR mencatatkan total aset senilai Rp 20,01 triliun per Maret 2026, turun tipis dari akhir Desember 2025 senilai Rp 20,01 triliun. 

Jumlah liabilitas perusahaan tercatat Rp 13,45 triliun di akhir kuartal I-2026, turun dari Rp 15,54 triliun di akhir 2025. Sementara, jumlah ekuitas perusahaan mencapai Rp 6,55 triliun, meningkat dari Rp 4,47 triliun.

Unilever juga melaporkan saldo kas dan setara kas pada akhir periode mencapai Rp 5,4 triliun di akhir Maret 2026, meningkat drastis dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,08 triliun.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Tbk, Benjie Yap mengatakan hasil kuartal pertama 2026 menandai langkah penting untuk terus maju, mencerminkan momentum yang telah dibangun sepanjang tahun 2025.

Di tengah kondisi eksternal yang masih menantang, langkah-langkah disiplin yang telah dijalankan selama setahun terakhir mulai menunjukkan kemajuan pada kualitas pertumbuhan, kekuatan eksekusi di pasar, serta ketangguhan kinerja keuangan perusahaan. 

"Hasil kinerja kuartal pertama ini semakin memperkuat keyakinan bahwa bisnis berada dalam jalur kemajuan yang positif, didukung oleh fundamental yang terus membaik serta momentum yang semakin menguat," kata Benjie dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Perseroan mendasarkan prioritas strategisnya pada tiga pilar utama antara lain, kategori, saluran penjualan, dan biaya, yang masing-masing mendukung ambisi untuk mewujudkan pertumbuhan jangka panjang yang didorong oleh kualitas.

Ke depan, lanjut Benjie, perusahaan akan tetap fokus untuk mendorong pertumbuhan yang melampaui pasar, sekaligus secara proaktif mengantisipasi berbagai tekanan eksternal. 

Meskipun kondisi pasar terus berubah, UNVR tetap memperkirakan adanya peningkatan margin yang moderat untuk tahun 2026 secara keseluruhan. 

"Prioritas tetap pada penguatan fondasi bisnis, mewujudkan pertumbuhan yang konsisten, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×