Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) memutuskan untuk membagi dividen total sebesar Rp 94 miliar. Angka tersebut mencerminkan pay out ratio sebesar 20% dari laba bersih tahun buku 2011. Akhir tahun lalu, perusahaan mencetak laba sebanyak Rp 471 miliar.
"Setiap pemegang saham akan mendapatkan dividen sekitar Rp 130 per saham," kata Direktur Keuangan MYOR Hendrik Polisar di Jakarta, Senin (18/6). Hal ini sudah disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang diselenggarakan hari ini.
Di sisi lain, hingga kuartal I, MYOR telah menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 400 miliar. Padahal perusahaan yang bergerak di sektor consumers goods ini menggarkan capex sebesar Rp 750 miliar. Dana tersebut digunakan untuk peningkatan produksi.
"Kami sudah menggunakan sekitar Rp 400 miliar untuk peningkatan kapasitas divisi biskuit dan coklat," sebut Direktur Utama MYOR Andre Sukhendra Atdmaja di kesempatan yang sama. Lebih lanjut, dia bilang, hingga akhir tahun, kapasitas produksi MYOR akan meningkat hingga 30%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














