kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas pada Rabu (24/6), Ini Saham Rekomendasi Analis


Selasa, 23 Juni 2026 / 19:53 WIB
IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas pada Rabu (24/6), Ini Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. ihsg,menguat mirae asset (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Selasa (23/6/2026).

IHSG terkoreksi 0,25% ke level 6.101,33, mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar menjelang pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai pelemahan IHSG terjadi di tengah kehati-hatian investor yang menanti kepastian status pasar Indonesia dalam tinjauan MSCI.

Baca Juga: Tren Suku Bunga Tinggi, Simak Rekomendasi Saham Ciputra Development (CTRA)

“Pergerakan IHSG masih mencerminkan sikap wait and see investor menjelang pengumuman MSCI,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (23/6/2026).

Di sisi lain, ia melihat sentimen global relatif kondusif seiring meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah yang mendorong penurunan harga minyak dunia.

Dari domestik, pasar juga mendapat dukungan dari stimulus ekonomi pemerintah serta rencana diversifikasi pembiayaan melalui penerbitan Panda Bond.

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi setelah rebound dari area low 5.340. Pergerakan indeks masih tertahan di area resistance psikologis 6.300 sehingga belum mengonfirmasi breakout.

Adapun level support berada pada kisaran 6.070 hingga 5.930, sementara resistance berada di rentang 6.300 hingga 6.350.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menambahkan pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Baca Juga: Kinerja Amman Mineral (AMMN) Diprediksi Positif, Cermati Rekomendasi Sahamnya

Selain itu, investor masih mencermati pengumuman MSCI serta perkembangan konflik di Timur Tengah.

Untuk perdagangan Rabu (24/6/2026), Herditya memperkirakan IHSG akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah, dengan support di 6.035 dan resistance di 6.159.

Sementara itu, Reza memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.070 hingga 5.930 untuk support dan 6.300 hingga 6.350 untuk resistance.

Reza menambahkan, hasil MSCI akan menjadi katalis utama. Jika Indonesia mampu mempertahankan status Emerging Market disertai perbaikan market accessibility atau pencabutan status freezing, maka berpotensi mendorong arus masuk dana asing.

Sebaliknya, hasil yang berada di bawah ekspektasi pasar berpotensi meningkatkan volatilitas IHSG dalam jangka pendek.

Untuk saham, Reza merekomendasikan OASA pada kisaran Rp268–Rp278 dengan target Rp292–Rp308 dan stop loss di bawah Rp260.

Selain itu, RAJA direkomendasikan pada kisaran Rp3.950–Rp4.150 dengan target Rp4.260–Rp4.570 dan stop loss di bawah Rp3.900.

Sementara itu, MBMA dapat dicermati pada kisaran Rp500–Rp530 dengan target Rp545–Rp585 dan stop loss di bawah Rp480.

Dari MNC Sekuritas, Herditya merekomendasikan saham ADMR pada kisaran Rp1.670–Rp1.795, ARCI pada level Rp1.195–Rp1.265, serta PTBA pada rentang Rp2.590–Rp2.710.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×