kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Mata Uang di Kawasan Asia Tertunduk di Hadapan Dolar AS


Kamis, 18 Januari 2024 / 07:15 WIB
Mata Uang di Kawasan Asia Tertunduk di Hadapan Dolar AS
ILUSTRASI. Karyawan memperlihatkan mata uang dollar US di money changer Jakarta, Jumat (22/12). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/12/2023.


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Tendi Mahadi

Kalau mata uang Singapura melemah karena laporan ekspor non minyak yang menyusut di Desember, sebagai dampak penurunan permintaan dari China. Yen Jepang pun melemah karena faktor penguatan dolar, ketika komentar hawkish dari Christopher Waller.

Terlebih lagi sikap Bank of Japan (BOJ) yang pekan depan akan bertemu kemungkinan masih pertahankan kebijakan ultra dovish-nya.

“Suku bunga yang tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama menjadi pertanda buruk bagi mata uang Asia, mengingat hal ini mengurangi daya tarik aset-aset berimbal hasil tinggi yang berisiko tinggi. Sentimen masing-masing negara juga mempengaruhi pelemahan mata uang terkait,” imbuh Nanang.

Nanang menilai, gagasan ini telah menekan mata uang regional selama dua tahun terakhir, dan diperkirakan akan tetap berlaku hingga The Fed memberi sinyal waktu untuk penurunan suku bunga.

Sementara itu, menurut Nanang, rupiah bisa terapresiasi kembali jika Fed memangkas suku bunga. Potensi penguatan rupiah hingga berada di bawah Rp 15.600, apabila ada ruang tekanan menuju Rp 15.480 dan Rp 15.360.

Sebaliknya pelemahan bisa terjadi menuju Rp 15.680 dan Rp 15.720, sinyal bahaya bila penutupan di atas Rp 15.720, maka rupiah bisa menuju Rp 15.840.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×