kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Mari menyimak proyeksi bursa Asia besok


Senin, 19 Mei 2014 / 19:45 WIB
Mari menyimak proyeksi bursa Asia besok
ILUSTRASI. 5 Makanan Penambah Darah saat Anemia


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bursa Asia yang tercermin dalam indeks MSCI Asia Pacific melanjutkan pelemahan pada Senin (19/5) ini. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3% dari hari sebelumnya ke level 139,35.

Sebagian indeks saham Bursa Asia pun memerah. Indeks Nikkei turun 0,64% ke level 14.006,4, indeks Hang Seng turun 0,04% ke level 22.704,5, dan indeks Shanghai turun 1,05% ke level 2.005,18.

Analis Trust Securities, Reza Priyambada menilai, pelemahan Bursa Asia terkena sentimen negatif dari China. Akhir pekan lalu, China merilis penurunan house price index, yang dibarengi dengan penguatan nilai tukar Yen.

"Pelaku pasar melihat masih adanya perlambatan dalam perekonomian China terutama dari sisi industri properti," kata Reza. Sedangkan rilis kenaikan machinery order MoM Jepang tidak cukup memberikan sentimen positif bagi Bursa Asia.

Analis Phintraco Securities, Setiawan Effendi bilang, sebagian besar saham Bursa Asia memerah, kecuali bursa saham India yang masih menguat. "Bursa Amerika dan Eropa pun memerah," katanya. Setiawan memperkirakan bursa Asia masih akan sideways.

Sementara itu, Analis Net Sekuritas, Fadli menjelaskan, pergerakan bursa Asia akan menunggu laporan neraca perdagangan Jepang yang akan dirilis besok (20/5).

"Neraca perdagangan Jepang diperkirakan defisit," ujar Fadli. Selain itu, Singapura dan Thailand juga akan merilis laporan pertumbuhan ekonominya. Fadli memperkirakan Bursa Asia akan turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×