kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mari menyimak proyeksi bursa Asia besok


Senin, 19 Mei 2014 / 19:45 WIB
ILUSTRASI. 5 Makanan Penambah Darah saat Anemia


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bursa Asia yang tercermin dalam indeks MSCI Asia Pacific melanjutkan pelemahan pada Senin (19/5) ini. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3% dari hari sebelumnya ke level 139,35.

Sebagian indeks saham Bursa Asia pun memerah. Indeks Nikkei turun 0,64% ke level 14.006,4, indeks Hang Seng turun 0,04% ke level 22.704,5, dan indeks Shanghai turun 1,05% ke level 2.005,18.

Analis Trust Securities, Reza Priyambada menilai, pelemahan Bursa Asia terkena sentimen negatif dari China. Akhir pekan lalu, China merilis penurunan house price index, yang dibarengi dengan penguatan nilai tukar Yen.

"Pelaku pasar melihat masih adanya perlambatan dalam perekonomian China terutama dari sisi industri properti," kata Reza. Sedangkan rilis kenaikan machinery order MoM Jepang tidak cukup memberikan sentimen positif bagi Bursa Asia.

Analis Phintraco Securities, Setiawan Effendi bilang, sebagian besar saham Bursa Asia memerah, kecuali bursa saham India yang masih menguat. "Bursa Amerika dan Eropa pun memerah," katanya. Setiawan memperkirakan bursa Asia masih akan sideways.

Sementara itu, Analis Net Sekuritas, Fadli menjelaskan, pergerakan bursa Asia akan menunggu laporan neraca perdagangan Jepang yang akan dirilis besok (20/5).

"Neraca perdagangan Jepang diperkirakan defisit," ujar Fadli. Selain itu, Singapura dan Thailand juga akan merilis laporan pertumbuhan ekonominya. Fadli memperkirakan Bursa Asia akan turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×