kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Larangan BInance Exchange di Inggris bisa picu sentimen negatif ke depannya


Senin, 28 Juni 2021 / 18:57 WIB
ILUSTRASI. Kripto Binance. KONTAN/Muradi/2019/05/16


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. The Financial Conduct Authority (FCA) Inggris memutuskan bahwa Binance Exchange tidak dapat melakukan aktivitas yang seharusnya teregulasi di Inggris.

Dilansir BBC, FCA mengeluarkan peringatan pada konsumen tentang Binance.com, dan menyarankan untuk waspada terhadap iklan yang menjanjikan return yang tinggi dalam investasi aset kripto.

Belum terdaftarnya Binance di FCA menjadi salah satu alasan Binance Exchange tidak diizinkan untuk mengoperasikan pertukarannya di Inggris.

Baca Juga: Wah, ada Luna Maya saat Binance meluncurkan marketplace NFT

Menurut Co-founder Cryptowatch dan pengelola channel Duit Pintar Christoper Tahir, hal ini dapat menjadi sentimen buruk bagi Binance, karena dapat membuat ragu investor terhadap Binance.

Walaupun kebijakan ini sudah berlaku, tetapi tidak membuat aset ini turun. Merujuk pada conmarketcap.com, harga Binance (BNB) sampai pukul 16.30 WIB berada di angka US$ 295,78 per BNB, dan mengalami kenaikan sekitar 5% selama 24 jam terakhir.

Menurut CEO Tokocrypto Teguh Harmanda, tetap stabilnya koin ini sekarang karena BNB sebagai token utilitas sudah memiliki fungsi di jaringan blockchain yang mapan.

“Sehingga adopsi BNB-nya bukan lagi pada fluktuasi harga tapi seberapa jauh penerapan teknologi protokol BSC yang mereka punya,” kata Teguh kepada Kontan, Senin (28/6).




TERBARU

[X]
×