Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pertumbuhan kinerja, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) masih membutuhkan amunisi untuk menggelar ekspansi. Meski begitu, INCO masih berpeluang untuk membagikan dividen dari laba tahun buku 2025.
Direktur Vale Indonesia Rizky Andhika Putra menjelaskan fokus utama INCO saat ini adalah memastikan proyek-proyek pertumbuhan dapat diselesaikan sesuai target. INCO tengah memasuki periode ekspansi yang membutuhkan belanja modal besar.
“Fokus utama dari kami dalam beberapa waktu ke depan adalah delivery daripada proyek-proyek pertumbuhan, tetapi tentunya tidak menutup kemungkinan perseroan dari waktu ke waktu melakukan review secara berkala,” ucapnya dalam paparan publik, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Furnace III Rebuild Rampung, Vale (INCO) Optimistis Capai Target Produksi Nikel
Dia bilang apabila terdapat ruang untuk membagikan dividen, manajemen mengindikasikan distribusi lebih diarahkan melalui dividen tunai. Namun Rizky belum memberikan kepastian mengenai besaran maupun keputusan pembagian dividen untuk tahun buku 2026.
“Jika didapatkan efisiensi nantinya dalam kategori spending capex maupun dari sisi operasional ada update, misalkan performa mendapatkan harga yang baik, tentunya itu dapat dilakukan secara berkala dan akan kami distribusikan lebih ke dividen final,” ucapnya.
Menilik kinerja per Juni 2026, INCO meraup pendapatan sebesar US$ 543 juta, yang naik 27% secara tahunan. Dari sisi bottom line, laba bersih anggota MIND ID ini melesat 313% secara tahunan menjadi US$ 104 juta.
Sekadar mengignatkan dari laba tahun buku 2025, INCO menetapkan dividen tunai sebesar US$ 45,63 juta. Angka tersebut setara dengan 60% dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai US$ 76,06 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














