kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Laba bersih Latinusa terbang 77,58%


Rabu, 30 Maret 2011 / 11:13 WIB
Laba bersih Latinusa terbang 77,58%
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,46 persen atau 65,64 poin ke level 4.567,56 pada akhir perdagangan hari ini. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA.Kinerja PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau yang biasa disebut Latinusa tahun lalu mengkilap. Laba bersih produsen plat timah ini melonjak 77,58% dibandingkan tahun 2009 menjadi Rp 74,58 milar.

Pendorong lonjakan ini adalah kenaikan penjualan sebesar 19% menjadi 105.944 ton dibandingkan tahun 2009. "Pada tahun 2010 konsumsi bahan baku kemasan kaleng atau tinplate di Indonesia kembali menguat. Naik sebesar 26% dari tahun sebelumnya," ujar Direktur Utama Latinusa Ardhiman, Rabu (30/3).

Ardhiman mengatakan, kenaikan tonase penjualan tersebut tidak lepas dari sinergi perseroan dengan pemegang saham utama, yakni Nippon Steel Corporation. Nippon Steel menjamin ketersediaan pasokan bahan baku dam transfer teknologi.

Direktur Komersial Latinusa Suprapto menambahkan, di tahun 2011 perseroan berencana memperluas pangsa pasar domestik dan melanjutkan fokus di sektor makanan. "Kapasitas produksi kami saat ini masih di bawah konsumsi nasional, karena itu kami tengah menjalankan proyek revamping pabrik kami di Cilegon," kata Suprapto.

Proyek revamping tersebut berjalan sejak 2010 dan dijadwalkan selesai pada awal 2012. Melalui revamping tersebut, kapasitas per tahun Latinusa diproyeksikan meningkat dari 130.000 ton menjadi 160.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×