kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 15.896 Per Dolar AS di Awal Perdagangan Rabu (11/12)


Rabu, 11 Desember 2024 / 09:30 WIB
Kurs Rupiah Melemah ke Rp 15.896 Per Dolar AS di Awal Perdagangan Rabu (11/12)
ILUSTRASI. Rabu (11/12) pukul 9.19 WIB, kurs rupiah spot berada di Rp 15.896 per dolar AS, melemah 0,16% dari posisi kemarin.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah lagi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah pekan ini. Rabu (11/12) pukul 9.19 WIB, kurs rupiah spot berada di Rp 15.896 per dolar AS.

Kurs rupiah spot melemah 0,16% ketimbang penutupan perdagangan kemarin di Rp 15.871 per dolar AS.

"Sebagian besar investor global tampaknya menjual investasi menguntungkan mereka di pasar negara berkembang seperti Indonesia, karena kekhawatiran ekonomi global masih ada," kata Myrdal Gunarto, analis Maybank Indonesia di Jakarta seperti dikutip Bloomberg.

Baca Juga: Begini Rekomendasi Saham dan Proyeksi Pergerakan IHSG untuk Hari Ini (11/12)

Di pasar Asia, peso Filipina memimpin pelemahan sebesar 0,26% terhadap dolar AS. Pelemahan peso diikuti berturut-turut oleh rupiah, dolar Taiwan, dan dolar Hong Kong.

Sementara baht Thailand menguat 0,30% terhadap dolar AS. Penguatan diikuti oleh yen Jepang, won Korea, dolar Singapura, yuan China, dan ringgit Malaysia.

Di sisi lain, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia pagi ini melemah tipis ke 106,31 dari penutupan perdagangan kemarin di 106,4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×